Mengintip Gaya Wabup Flotim Memotivasi

Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Bali (berdiri). Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Mengawalinya dengan mengajak seluruh hadirin berdiri,mengajak semua mereka untuk bersama-sama menyanyikan lagu di sini senang,di sana senang sambil bertepuk tangan,begitulah tradisi Wakil Bupati Flores Timur,Agustinus Payong Boli,SH  mengawali sambutannya di setiap momen,termasuk ketika menerima dan mendampingi Vice President (Wakil Rektor) of WuFeng University,Mr.Jack Lee,Ph.D dan Dean of Hospitaloty Faculty (Dekan Fakultas Perhotelan),Mr.Wei-Hsun Chao,Ph.D dan Tim STIKOM Bali  dalam lawatannya bertemu dengan ke-94 mahasiswa asal Flores Timur yang hendak melanjutkan pendidikannya di Taiwan,Selasa,11 Juni 2019 .

Keheningan yang tercipta di aula kantor Badan Perencana Pembangunan,Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Flores Timur itu pun  mendadak ramai oleh lantunan suara berirama yang bersatu dalam derak tepukan tangan yang berirama pula.Energi kegembiraan dan sukacita yang dialirkan Wabup Agus Boli di pendahuluan sambutannya itu lalu dimanfaatkannya untuk membungkus konsentrasi audiens tetap berada dalam lingkaran kegembiraan dan sukacita tersebut.

”Tepuk tangan satu kali itu menambah umur 1 menit.Tepuk tangan 4 kali,tambah umur 4 menit,dan bila kita senyum 1 kali akan menambah umur 7 menit,namun bila senyum 7 hari berturut-turut di setiap detik dan menit,itu pertanda sudah gila,”ujarnya yang diikuti dengan gelak tawa hadirin.

Nuansa sukacita yang selalu tercipta olehnya itu lalu dimanfaatkannya untuk  menularkan spirit motivasi yang berujung pada upaya penemuan diri, mengubah diri dalam semangat reflektif akan keberadaan diri sebagai insan produktif dan pribadi yang membangun sebagaimana keberadaan diri  audiens. Kadang diikuti dengan siraman kalimat-kalimat jenaka yang mengundang gelak tawa.

Berbicara dihadapan generasi muda Flotim yang hendak mengenyam pendidikan pada Perguruan Tinggi sambil bekerja di Taiwan itu, tak jenuh-jenuhnya ‘istri politis’ dari Bupati Antonius Gege Hadjon tersebut membentangkan kisah hidup susah yang dialaminya bersama ke-10 saudara dan kedua orangtuanya sebelum dirinya mengalahkan kemelut hidup itu.

“Jangan pasrah dengan kondisi yang ada,harus berani keluar dari kemelut.Tidak boleh menyerah ! Saya secara swadaya pergi merantau ke Malaysia, bekerja hanya untuk kumpul uang dan kembali untuk kuliah.Saya harus kuliah ! Saya jadi kuli di sana,kerja berpindah-pindah ! Saya kerja di Lahdato,di kebun Kakao,tinggal bersama nyamuk dan lalat yang besar semua.Lalu pindah lagi ke peternakan buaya,kerja dengan resiko ! Saya juga sempat kerja di perusahaan kayu Balak.Ya semuanya itu saya lakukan demi sebuah tujuan untuk merubah hidup menjadi pribadi yang mengerti,cerdas,tidak bodoh ! Setelah uang yang terkumpul sudah cukup,saya pulang ke sini dan kuliah.Bayangan kesusahan keluarga,menjadi penyemangat saya di bangku kuliah.Belajar sungguh-sungguh hingga akhirnya menamatkan perkuliahan dengan predikat zuma cum laude.Saya kerja di beberapa tempat,lalu akhirnya kembali ke kampung halaman,didorong masuk caleg,tembus jadi anggota DPRD dua periode,dan kini menjadi Wakil Bupati Flotim.” tutur Agus Boli mengisahkan prosesi perjuangan dirinya memerangi kemelut hidup.

Dalam kaitannya dengan program kuliah sambil kerja di Taiwan yang berjalan atas hasil kerjasama Pemerintah Daerah Flores Timur dengan STIKOM Bali,Wabup Agus Boli dengan semangat memompa semangat ke-94 mahasiswa yang telah lulus seleksi tersebut untuk bersungguh-sungguh memanfaatkan kesempatan emas ini untuk merubah diri dan  hidup.Sukses itu menjadi milik semua orang,bukan hanya milik orang tertentu,asal gunakan kesempatan emas itu dengan sungguh-sungguh dan bertanggungjawab,demikianlah Agus Boli menghidupkan motivasi sembari menutup pembicaraannya dengan sebaris kalimat reflektif :Jika anda dilahirkan miskin,itu bukan kesalahan anda,tapi ketika anda mati dalam keadaan miskin itu kesalahan terbesar anda dalam hidup. (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment