Tahun Depan, Wufeng University Taiwan Berikan Beasiswa kepada 40 Siswa Flores Timur

Jack Lee dan Chao Wei Shun mengapit Wabup Agustinus Payong Boli dan pejabat Pemkab Flotim lainnya foto bersama calon mahasiswa Taiwan di kantor Bappeda Flores Timur, Larantuka, Selasa (11 Juni/2019). Foto: Rian Maharia.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Wakil Rektor Wufeng University Taiwan Jack Lee, Ph.D menjanjikan akan memberikan beasiswa (schorlaship) kepada 40 siswa SMK/SMA sederajat Flores Timur yang lulus dengan predikat ranking 1, 2 dan 3 untu melanjutkan kuliah S-1 di Wufeng University Taiwan. Pemberian beasiswa ini mulai berlaku tahun akademik 2020/2021. Hal itu dikatakan Jack Lee didampingi rekannya, Dekan Fakultas Hospitality Chao Wei Shun, Ph.D, kepada Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli, SH di kantor Bappeda Flores Timur,  Larantuka, Selasa (11/Juni/2019).

“Pemberian beasisiswa ini meliputi biaya kuliah (SPP) dan biaya asrama selama 4 tahun mereka kuliah S-1 di Wufeng University. Sedangkan untuk biaya hidup sehar-hari, mahasiswa tersebut akan diberi kesempatan bekerja part time job sehingga dari gajinya dipakai untuk biaya hidup,” kata Jack Lee. “Progam beassiwa ini di luar program Industry – Academia Collaboration yang saya datang hari ini,” lanjut Jack Lee.

Menanggapi janji Jack Lee tersebut, Wakil Bupati Flores Timur Agus Payong Boli mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi niat baik pihak Wufeng University. Menurut Agus Payong Boli, karena di Flores Timur terdapat sekitar 20 SMA/SMK sederajat maka setelah mereka dinyatakan lulus nanti, pihaknya akan mengadakan seleksi untuk menetapkan 40 orang ke Wufeng University Taiwan.

Wabup Minta Teknologi dan Eskpor Daging Babi

Pada kesempatan itu Wabup Agus Boli juga meminta kerja sama diperluas ke bidang lain. Disebutkan, karena Taiwan dikenal dunia dengan brand teknologi seperti Asus, Acer, D-link, Benq dan lainnya maka dia meminta kerja sama diperluas ke bidang teknologi guna mendukung pemerintan Kabupaten Flores Timur.

Selain itu Wabup Agus Boli meminta bantuan Jack Lee untuk membuka akses agar Flores Timur dapat mengekspor daging babi ke Taiwan.

“Di Malaysia, yang kita kenal sebagai negara muslim, ada sebuah perusahan swasta  yang mengeksor daging babi ke Taiwan. Kami di sini mayor beragama katolik tentu kami bisa ternak babi dalam jumlah banyak. Jadi kami mohon difasitasi membuka akses bagi kami bekerja sama dengan pengusaha di Taiwan untuk ekspor daging babi” kata Agus Boli.

Terhadap permintaan Wabup Flores Timur Agus Payong Boli itu, Jack berjanji akan menghubungi teman-temannya di Taiwan untuk dipertemkuan dengan Pemkab Flores Timur agar niat baik ini segera direalisasikan.

“Betul, Taiwan impor daging babi dari Malasyia, saya tahu itu. Saya akan coba cari tahu dan menginformasikan kepada anda,” jawab Jack Lee, melalui penerjemah Hans Hallan.

Kedangan Jack Lee dan Chao Wei Shun ke Larantuka ini difasilitasi oleh Humas STIKOM Bali Rahman Saon Nama untuk presentasi program kuliah sambil kerja di Taiwan (Industry – Academi Collaboration) kepada 138 calon mahasiswa angkatan kedua yang sudah mendaftar diri untuk mengukuti program tersebut. Pemkab Flores Timur dan STIKOM Bali menjalin kerja sama untuk pegiriman mahasiswa melanjutkan kuliah sambil kerja di Taiwan dan mgang kerja di Jepang. Angkatan pertama, 24 orang muda Flotim sedang mengikuti kuliah di Taiwan dan 4 orang megang kerja di Jepang.

“Ini adalah salah satu bukti nyata program selamatkan orang muda Flotim yang digulirkn oleh Pak Bupati dan saya sebagai wakil bupati ketika kami berdua dipercaya rakyat memimpin Flores Timur. Jadi adik-adikku sekalian, manfaatkan peluang ini sebaik-baiknya untuk masa depan kalian. Tidak semua orang bisa kuliah di luar negeri tapi dengan program ini anda bisa kuliah di Taiwan” terang Wabup Agus Boli ketika memberi pengarahan kepada para calon mahahsiswa Taiwan

Pada akhir pengarahannya Wabup Agus Boli memberi motivasi kepada calon mahasiwa Taiwan ini dengan mengutib kalimat terkenal dari bigbos Microsofts, Bill Gates: Jika anda terlahir miskin, itu bukan kesalahan anda. Tapi jika anda mati dalam keadaan miskin, itulah kesalahan anda.

Dalam presentasinya tentang program kuliah sambil kerja di Taiwan yang dikenal dengan sebutan Industry – Academia Collabortion, Jack Lee mengatakan, tahun akademik 2019/2010 ini, pihaknya akan menerima 40 mahasiswa dari Flores Timur untuk program studi Hospitality yang akan masuk Wufeng University  pada September 2019 dan 40 orang untuk program studi IT yang diterima pada Februati 2020.

Karenanya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Flores Timut Eman Lamury sebagai leading sector dalam kegiatan ini, meminta kepada calon mahasiswa yang baru tamat agar segera mengurus dokumen yang diperlukan, terutama ijazah dan SKHUN agar cepat dikumpulkan supaya bisa dipenuhi sebelum deadline pendaftaran di Wufeng University pada 30 Juni 2019ini. (rsn/adv)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment