Mendag RI Apresiasi Pasar Intaran dan Pasar Sindu Sanur

Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita saat berkunjung ke Pasar Intaran dan Pasar Sindu Sanur. Foto: BNN/ist.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita, Senin (3/6/2019) mengunjungi 2 Pasar Rakyat di Kota Denpasar, yaitu, Pasar Intaran dan Pasar Sindu, Sanur.

Kunjungan ini adalah dalam rangka memastikan stabilitas harga menjelang Hari Suci Idul Fitri 1440 Hijriah dan melihat perkembangan aktivitas pasar rakyat di Kota Denpasar.

Kunjungan ini diterima oleh Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara. Salain itu juga mendapat sambut hangat para pedagang dan pembeli di Pasar Intaran dan Pasar Sindhu Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita  memastikan bahwa seluruh elemen mulai dari harga, pasokan, stok, dan distribusi secara nasional tetap kondusif dan aman.

Pihaknya juga mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kota Denpasar dalam merevitalisasi pasar rakyat di Kota Denpasar khususnya Pasar Intaran dan Pasar Sindhu yang dinilai  memiliki penataan yang rapi dan kebersihan yang terjaga.

“Walikota, Wakil Walikota dan seluruh jajaran pemerintah kota harus saya berikan apresiasi karena ini sangat luar biasa,” ungkapnya.

Juga disinggung terkait Pasar Badung yang belum lama ini diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo juga sangat luar biasa, diselesaikan dalam waktu yang singkat, rapi, bersih dan pengelolaan pasar yang baik.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kedepan akan ada peningkatan pelayanan yaitu Digital banking. Pihaknya mengatakan bahwa trend sudah akan mengarah ke arah digital banking, mengingat tidak menutup kemungkinan wisatawan juga akan berbelanja ke pasar.

“Jadi ada dua pilihan yaitu pembayaran cash dan juga pembayaran dengan digital banking, dan juga akan dihadirkan aplikasi pemesanan digital,” ungkapnya.

Di Pasar Sindu, Mendag Enggartiasto Lukita juga  memuji zonasi pedagang serta ketegasan pengelola pasar. Dimana, zonasi daging, sayuran, buah tertata dengan rapi.

Bahkan, blok khusus bagi pedagang musiman (PKL) juga disediakan guna memfasilitasi hasil kerajinan, perkebunan, serta pertanian masyarakat sekitar.

“Kami harus mengakui bahwa Pasar Sindu ini lebih baik dari pasar yang lain, ini karena Pasar Sindu telah mampu tumbuh dan berkembang, bahkan melebihi standar SNI dari Kemendag RI, hal ini terlihat dari pola penanganan limbah yang sangat rapi dan terpadu,” terangnya. (pro)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment