Gara-gara Serpihan Ekstasi 0,02 Gram,  Adel Dituntut Lima Tahun

Neng Lia Nurdiana alias Adel yang dituntut lima tahun gara-gara seepihan ekstasi. Foto:BNN/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kali ini Neng Lia Nurdiana alias Adel bakal kapok bermain-main dengan narkoba. Pasalnya, hanya gara-gara menyimpan serpihan ekstasi seberat 0,02 gram, dia dituntut hukuman lima tahun penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mia Fida dalam sidang beberapa waktu lalu menyatakan, terdakwa yang tidak memiliki pekerjaan itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika.

Yaitu secara tanpa hak atau melawan hukum menyimpan, memiliki, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman.

Namun sebelum menjatuhkan tuntutan, jaksa terlebih dahulu mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan.

Yang memberatkan perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah yang sedang giat- giatnya memberantas peredaran narkoba.

Sedangkan yang meringankan, terdakwa sopan dalam persidangan, mengakui terus terang, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Oleh karena itu memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama lima tahun, ” tegas jaksa Kejari Denpasar itu.

Selain itu jaksa juga menuntut agar terdakwa dihukum dengan pidana denda sebesar delapan ratus juga dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan hukuman penjara selama enam bulan.

Atas tuntutan itu, terdakwa hanya bisa pasrah sembari memohon keringanan hukuman dari majelis hakim.

Diberitakan sebelumnya, dalam kasus ini sejatinya terdakwa Adel tidak sendiri. Dia bersama teman prianya yang bernama Ferdinan Ronaldo.

Keduanya ditangkap pada tanggal 22 Januari 2019 lalu sekira pukul 20.30 Wita di kamar kost Nomor 36 Glogor Guest House Jalan Glogor Carik, Denpasar.

Saat ditangkap dan digeledah, petugas menemukan satu buah plastik klip yang didalamnya berisikan sebuk atau pecahan tablet warga hijau yang diduga ekstasi dengam berat 0,02 gram.

Kepada petugas terdakwa mengaku barang bukti serpihan ekstasi itu adalah miliknya yang dibeli dari orang yang bernama Yoyok.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment