Rampok WN Tiongkok, Dua Turis Iran Dituntut Lima Bulan Penjara

Denpasar/BaliNewsNetwork-Dua warga negara Iran bernama Shiraziniya Azad dan Shirazi Nia Hossein yang diadili karena merampok warga negara Tiongkok dengan mengaku sebagai anggota polisi, Kamis (23/5/2019) dituntut masing-masing lima bulan penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Agus Suraharta dalam amar tuntutannya yang dibacakan dimuka sidang menyebut kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP.

Yaitu kedua terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pencurian dengan keadaan yang memberatkan. “Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum kedua terdakwa dengan pidana penjara selama lima bulan,” tegas jaksa Kejari Badung itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua terdakwa melakukan tindak pidana ini pada tanggal 30 Januari 2019 sekira pukul 20.50 WITA depan Hotel Kuta Centre Park Jalan Patih Jelantik.

Saat itu saksi korban, Long Zhihong bersama Ou Mei Jun sedang berjalan menuju Hotel Center Park. Saat itu datang kedua terdakwa dengan menggunakan kendaraan dan berhenti persis didepan korban

Terdwka Azad yang mengaku sebagai anggota polisi itu membuka kaca mobil dan berkata kepada korban untuk mendekat karena akan dilakukan pemeriksaan.

Terdakwa Azad lalu memeriksa korban serta meminta korban untuk menyerahkan dompetnya. Setelah menguras isi dompet korban, kedua terdakwa langsung kabur. Akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami kerugian Rp. 19 juta. (pro)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment