Ditangkap Saat Nyabu, Pria Ini  Terancam 12 Tahun Penjara

Terdakwa Komang Herry saat mendengarkan keterangan saksi di muka sidang. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Komang Herry (43) yang beralamat di Jalan Gatot Subroto yang ditangkap saat nyabu di Kamar 502 Hotel Neo, Gatot Subroto Barat, Selasa (21/5/2019) diadili di PN Denpasar.

Komang Herry ditangkap petugas polisi dari Polda Bali dengan barang bukti sabu sebarat 4,6 gram bruto. Akibat perbuatannya itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Wayan Sutarta menjerat terdakwa dengan dua pasal berlapis.

Yaitu, Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU yang sama dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Dalam sidang yang dipimpin oleh KPN Denpasar, Bambang Ekaputra itu, selain mengagendakan pebacaan dakwaan, juga langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi saksi.

Sebagaimana dalam dakwaan jaksa terungkap, terdakwa ditangkap polisi pada tanggal 27 Februari 2019 sekira pukul 22.00 WITA di kamar nomor 502 Hotel Neo, Gatot Subroto Barat.

Saat ditangkap, terdakwa sedang asik nyabu dengan disaksikan teman wanitanya yang bernama Dimartin Putri Pamilu alias Tata.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga buah plastik klip yang didalamnya berisikan sabu yang setelah ditimbang beratnya adalah 4,6 gram bruto.

Dalam dakwaan dijelaskan pula, sebelum terdakwa ditangkap, dihari yang sama terdakwa terlebih dahulu ditawari sabu orang yang bernama Anton.

Terdakwa lalu membeli dua paket sabu kepada Anton dengan harga satu juta. “Setelah mendapat sabu itu, terdakwa lalu mengajak saksi Tata ke Hotel Neo,” ungkap jaksa.

Sampai di Hotel Neo, terdakwa mengunakan sabu itu dengan disaksikan saksi Tata hingga akhirnya ditangkap oleh polisi. (pro)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment