Jaga Stabilitas Inflasi, Pemkot Denpasar Gencarkan Operasi Pasar dan Pemantauan Harga

Denpasar/BaliNewsNetwork-Guna menjaga stabilitas inflasi serta dalam rangka koordinasi stabilisasi harga dan stok/pasokan barang kebutuhan pokok menjelang puasa dan lebaran tahun 2019, Tim Pengendalian Inflasi Daerah se-Provinsi Bali melakukan Rapat High Level Meeting (HLM).

Kegiatan yang turut melibatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kabupaten/kota se-Bali ini dibuka Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra mewakili  di Ruang Pertemuan Bank Indonesia Senin (19/4).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang juga merupakan Ketua TPID Kota Denpasar.

Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra  mengatakan, kinerja perekonomian Provinsi Bali tahun 2018 menunjukkan perkembangan positif dengan angka pertumbuhan sebesar 6,35%, lebih tinggi di bandingkan dengan angka pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,17%.

Pertumbuhan ekonomi Bali di 2018 ini merupakan pertumbuhan tertinggi kinerja ekonomi Bali dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Perkembangan kinerja ekonomi Bali pada tahun 2018 menunjukkan akselerasi seiring dengan penyelenggaraan IMF WB Annual Meeting 2018 serta peningkatan kinerja ekspor Bali.

Dari sisi perkembangan harga, Inflasi Bali pada tahun 2018 tercatat sebesar 3,13%, menurun dibandingkan dengan inflasi tahun 2017 yang tercatat sebesar 3,32%. Namun demikian, pada bulan Maret 2019 Provinsi Bali mengalami inflasi sebesar 0,26%.

“Menghadapi kondisi tersebut, Tim Pengendalian Inflasi Provinsi Bali telah menyusun beberapa hal yang menjadi perhatian dalam rangka persiapan menjelang peak season Hari Besar Keagamaan,”ujarnya.

Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan Pemerintah Kota Denpasar secara rutin melaksanakan monitor harga pasar tradisional seperti di Pasar Badung.

Meskipun pasarnya baru namun berkat siergitas bersama seluruh steakholder termasuk Bank Indonesia. ‘’Maka dari itu saya ucapkan terima kasih, dan mudah-mudahan tetap dimonitor sehingga stabilitas harga dan infiasi tetap terjaga,’’ ucapnya.

Selain, guna menginformasikan harga kepada masyarakat, Pemerintah Kota Denpasar memanfaatkan layan Pro Denpasar. Sehingga masyarakat secara cepat mengetahui perubahan harga yang di info secara langsung oleh BI. 

Sedangkan untuk mengatasi terjadinya inflasi Pemerintah Kota Denpasar bersama Bulog terus melaksanakan operasi pasar di Pasar Badung. Hal itu menurutnya harus dilakukan karena secara psikologis setiap hari raya akan terjadinya kenaikan harga.

“Dengan operasi pasar, maka secara psikologis  masyarakat  akan terasa nyaman bahkan pedagang tidak serta merta menaikkan harga.  Maka dari itu kami mengucapkan terima kasih kepada Bulog dan kawan-kawan lainnya karena di Denpasar telah mengadakan operasi pasar,’’ ucapnya.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment