Tilep Uang Perusahaan, Mantan Manager Operasional Diadili

Terdakwa Thedy Putro Raharjo usai menjalani persidangan di PN Denpasar. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Entah apa yang ada dalam pikiran pria bernama Thedy Putro Raharjo (40), meski sudah diangkat menjadi manager operasional dengan gaji perbulannya Rp4 juta, masih saja kurang.

Buktinya, pria yang beralamat di Jalan Gunung Agung Gang Yamuna II Nomor 10 Denpasar itu masih saja mengembat uang hasil penjualan milik PT. Indonesia Yu Zhen Trading yang juga tempat terdakwa bekerja.

Akibat perbuatannya, saksi korban Yangqing Sun mengalami kerugian sebesar Rp677.287.800.  Sementara Thedy Putro Raharjo harus diseret ke pengadilan untuk diadili. Sidang pimpinan Hakim Esthar Oktavi itu masih mengagendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Tangkas.

Dalam dakwaan dijelaskan, kasus yang terjadi diantara tahun 2014 ini berawal saat adanya kerjasama antara PT. Indonesia Yu Zhen Trading dengan pihak RS Sanglah. Salah satunya adalah kerja sama dalam penggunaan alat ESWL atau alat yang digunakan untuk memecah batu ginjal.

Dalam kerja sama itu terjadi kesepakatan bagi hasil antara pihak RSUP sanglah dengan PT. Indonesia Yu Zhen Trading atas penggunaan alat tersebut. “Kesepakatannya itu 55 persen untuk PT. Indonesia Yu Zhen Trading dan 45 persen untuk RSUP Sanglah,” tegas jaksa.

Namun setelah berjalan kurang lebih 13 bulan, terdakwa tidak pernah menyetorkan uang sewa alat tersebut ke pihak PT. Terdakwa malah mengatakan pihak RSUP Sanglah belum membayar lunas atas sewa alat tersebut.

Tapi faktanya, uang bagi hasil tersebut telah dibayar dan oleh terdakwa digunakan untuk kepentingan pribadinya, sehingga saksi korban Yangqing Sun mengalani kerugian Rp677.287.800. Terdakwa olah jaksa dijerat dengan Pasal 372 KUHP. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment