Sebut Klienya Dikriminalisasi, Jhon Korassa Bakal Propamkan Penyidik

Jhon Korassa didampingi rekan seprofesi terdakwa, Mahayani Widiana Kedel saat memberi keterangan usai sidang. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kasus dugaan dengan sengaja memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk saksi Gunawan Priambodo melakukan tindak pidana penggelapan dengan terdakwa seorang notaris bernama Ketut Neli Asih (54) makin panas.

Pasalnya, tim kuasa hukum Neli, yang dimotori Jhon Korassa menilai, dalam kasus ini ada kriminalisasi terhadap klienya. Dugaan ini, menurut Jhon Korasa semakin kuat saat saksi korban, Mahendra Anton Inggriyono bersaksi di muka sidang.

Dimana menurut Jhon Korassa, saat saksi korban memberikan kesaksian, mengaku tidak pernah melaporkan terdakwa Neli ke polisi. “Bakan saksi korban malah mempertanyakan serta merasa heran kenapa notaris Neli bisa dijadikan terdakwa,”ungkap Jhon Korassa, Selasa (19/3/2019).

Terdakwa I Ketut Neli Asih saat menjalani sidang dengan didampingi tim kuasa hukumny. Foto: BNN/pro.

Jhon Korassa menjelaskan, saksi lain, yaitu saksi Sugiartini juga menyebut saat di polisi, dia tidak pernah diperiksa sebagai saksi untuk terdakwa Neli.”Tapi saat di penyidik, saksi Sugaiarti ini diperiksa sebagai saksi untuk terdakwa Gunawan Priambodo,” jelas salah satu pengacara senior di Bali ini.

Karenanya Jhon Korassa menyimpulkan bahwa, baik saksi korban maupun saksi Sugiartini tidak pernah di BAP untuk terdakwa Neli. “Jadi BAP yang dipegang jaksa saat sidang dengan terdakwa Neli itu adalah BAP milik Gunawan Priambodo,” bebernya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta Kapolda Bali untuk menindak tegas para penyidik yang diduga mengkriminalisasi profesi seorang notaris, dalam hal ini terdakwa Ketut Neli Asih.

“Jadi sini sudah kelihatan sekali ada kriminalisasi oleh penyidik serta penegak hukum terhadap seorang notaris. Karena itu menurut kami, ibu Neli (terdakwa Neli) tidak pernah melakukan kesalahan karena dia bukan terlapor,” sebutnya.

Karena merasa dikriminalisasi, menurut Jhon Korassa, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melaporkan penyidik yang menangani perkara ini ke Propam. “Kami akan melaporkan penyidik karena telah melakukan penyidikan secara sewenang-wenang,”pungkasnya. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment