Pria Ini Terancam 12 Tahun Penjara Gara-gara Simpan Sabu

I Putu Artha Buana usai menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Pekerja pariwisata bernama I Putu Artha Buana (21) yang kedapatan menyimpan dua paket Narkotika jenis sabu-sabu, Senin (18/3/2019) diadili di PN Denpasar. Akibat perbuatannya, pria yang tinggal di Tukad Irawadi ini pun terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Dalam sidang pimpinan Hakim I Wayan Kawisada itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ida Ayu Nyoman Surasmi yang diwakili jaksa A.A Alit Suastika itu menjerat terdakwa dengan Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika pada dakwaan kesatu atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU yang sama pada dakwaan kedua.

Sidang masih dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa. Sebelum dakwaan dibacakan, majelis hakim sempat menawarkan terdakwa agar didampingi pengacara. Namun terdakwa menolak dengan alasan ingin menghadapi perkara ini sendiri.

Sementara dakwaan dakwaan jaksa dipaparkan, terdakwa yang mengaku menggeluti dunia pariwisata itu ditangkap petugas dari BNN pada tanggal 7 Januari 2019 sekira pukul 16.00 Wita di tempat tinggalnya.

Terdakwa oleh jaksa didakwa melakukan tidak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman.

Sebelum ditangkap, terdakwa terlebih dahulu membeli satu paket Narkotika jenis sabu-sabu dari Novan seharga Rp. 1 juta. “Setelah menerima sabu itu, terdakwa kembali dalam tiga paket kecil,”sebut jaksa Kejati Bali itu dalam surat dakwaannya.

Kemudian, petugas dari BNN yang menerima laporan dari masyarakat yang menyebut bahwa di Jalan Tukad Irawadi sering ada transaksi narkoba. Atas laporan itu langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap terdakwa.

Saat ditangkap, petugas BNN hanya menemukan dua paket sabu yang masing-masing beratnya adalah 0,23 gram dan 0,5 gram netto. Selain itu, petugas BNN juga mengamankan barang bukti lain berupa bong (alat hisap sabu) timbangan elektrik dan sebuah pipet yang sudah dimodivikasi.

Kerana terdakwa tidak memiliki izin atas Narkotika yang ada padanya, petugas BNN pun akhirnya menggiring terdakwa ke kantor untuk diperiksa lebih lanjut. Usai pembacaan dakwaan, jaksa langsung menghadirkan dua orang saksi dari petugas BNN. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment