Rajebir Singh, Terdakwa Kasus KDRT yang Sempat Masuk DPO Diadili

Rajebir Singh terdakwa kasus KDRT yang saat diadili di PN Denpasar. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Pria keturunan India bernama Rajebir Singh yang terjerat kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) yang sempat menghilang sehingga ditetapkan Dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Denpasar Selatan, Kamis (14/03/2019) didudukkan di kursi pesakitan PN Denpasar untuk diadili.

Menghadapi perkara ini, Rajebir Singh yang beralamat di Jalan Sekuta, Denpasar Selatan ini didampingi pengacara Muadz Masyadi. Sidang masih dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewa Arya Lanang Raharja.

Dalam dakwaan dijelaskan, terdakwa diadili karena diduga melakukan KDRT terhadap istrinya yang bernama Manraj Kaur. Dalam dakwaan dijelaskan, kasus KDRT ini terjadi pada hari Minggu (30/9/2018) lalu sekira pukul 09.00 Wita di rumah terdakwa.

Sebelum terjadi KDRT, terdakwa dan juga korban terlibat pertengkaran. Pertengkaran antara terdakwa dan juga korban, disebut dalam dakwaan terjadi sudah berkali-kali.

Namun kali ini terdakwa tidak mampu mengontrol emosinya hingga akhirnya menampar pipi korban. Demikian pula korban yang tidak terima ditampar, membalas menampar terdakwa.

Mendapat serangan balik, terdakwa kembali memukul bibir korban yang dilanjutkan dengan mendorong korban hingga kepalanya membentur besi pegangan tangga.

Usai pertengkaran itu, korban berniat meninggalkan rumah dengan membawa serta anak pertamanya. “Namun oleh terdakwa tidak diperbolehkan, sehingga korban pergi meninggalkan rumah sendirian,” terang jaksa sebagaimana dalam dakwaannya.

Korban meninggalkan rumah untuk mencari pertolongan. Tidak lama kemudian, saksi korban diantar oleh saksi Ni Wayan Debi berobat ke RS Sanglah. Diketahui, dalam perkara ini korban juga menjadi terdakwa atas laporan Rajebir Singh dengan kasus yang sama.

Atas perbuatan ini, terdakwa Rajebir Singh dijerat dengan Pasal 44 ayat (1) UU No. 23 tahun 2004 tentang KDRT dalam dakwaan kesatu dan Pasal 44 ayat (4) UU yang sama. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment