Pasien Rehabilitasi di Bangli Kabur, di Anargya, Gerry dkk., Tetap Diawasi

Ilustrasi. Foto: BNN/ist.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kaburnya pasien rehabilitasi narkoba yang menjalani rehabilitasi medis di Bangli, membuat sejumlah tempat rehabilitasi di Bali, khususnya untuk pasien rehab, mulai mendapatkan pengawasan ketat.

Salah satunya adalah Yayasan Anargya Sober House di Jalan Kerta Dalem III No. 5 Sidakarya Denpasar. Antok Telaumbanua, selaku Ketua Yayasan Anargya, Selasa (6/3) mengatakan, kaburnya pasien realisasi dari RSJ Bangli, mau tidak mau membuat pihaknya untuk lebih berhati-hati.

Apabila di Yayasan Anargya, ada juga pasien yang merupakan warga negara asing. “Tentu kami saat ini lebih memperketat pengawasan. Dan terkait soal pengawasan, kami memang tidak pernah main-main,”ujarnya.

Dikatakan Antok, Saat ini di Anargya, ada lima terpidana atau pasien rehabilitasi Narkotika yang divonis menjalani rehabilitasi karena ketergantungan. Dari lima orang tersebut, salah satunya adalah Gerry Winartha Kusuma.

Diketahui, Gerry oleh majelis hakim pimpinan I Made Pasek divonis menjalani pengobatan dan perawatan melalui rehabilitasi medis dan sosial di Pusat Rehabilitasi Napza dan Informasi HIV/AIDS Anargya sober House selama satu tahun.

Majelis hakim menyatakan terdakwa Gerry terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahguna Narkotika bagi dirinya sendiri. Amar putusan hakim ini sama persis dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Ketut Sujaya.

Bedanya hanya lamanya terdakwa menjalani masa rehabilitasi. Jaksa menuntut terdakwa Gerry menjalani rehabilitasi selama satu tahun dan tiga bulan.

Diketahui, jaksa menuntut terdakwa menjalani rehabilitasi ini memang sedikit mengejutkan. Pasalnya, selama ini jarang atau mungkin belum pernah terjadi di PN Denpasar.

Diketahui pula, sebagaimana data  yang didapat melalui website PN Denpasar, Gerry Winartha diadili di PN Denpasar dengan barang bukti sabu seberat 0,50 gram. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment