Pemkab Flotim Intensifkan Penyelesaian Pembangunan Pasar Larantuka

Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, SH (kanan) didampingi Plt. Kepala BKD, Citpo Keraf (kiri) dan Plt. Kadis Perindag, Sipri Ritan (tengah), memberikan keterangan pers pada wartawan tentang kondisi proyek pasar Larantuka, Selasa (22/1). Foto: BNN/Eman Niron ).

Larantuka/BaliNewsNetwork-Pemerintah Kabupaten Flores Timur terus memacu penyelesaian beberapa komponen pekerjaan pasar Larantuka, diantaranya penataan jalan masuk pasar, parit dan beberapa perbaikan kecil lainnya. Target penyelesaian pun terpasang. Akhir Pebruari 2019, semuanya sudah rampung!

Menggenjot penyelesaian tersebut, Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli ‘menghadapkan’ Plt. Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Cipto Keraf dan Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sipri Ritan di ruang kerjanya, Selasa, 22 Januari 2019. Rapat koordinasi terbatas itu melahirkan komitmen untuk segera menyelesaikan pekerjaan penataan jalan masuk pasar, parit pada sejumlah titik dan beberapa perbaikan kecil pada rolling door  serta instalasi listrik.

“Pemerintah Kabupaten Flores Timur tidak masa bodoh sebagaimana tudingan-tudingan yang bertebaran, namun kami terus berkonsetrasi pada penyelesaian beberapa komponen pekerjaan tambahan mengikuti ritme penganggaran. Terkatung-katungnya penyelesaian  ini dipicu oleh kondisi kerusakan berat pada beberapa komponen bangunan  tersebut akibat hantaman badai di awal  Tahun 2017. Kami baru dilantik pada 22 Mei 2017 dan baru optimal menyetel APBD di Tahun 2018. Sembari menanti  proses hukum oleh pihak Inspektorat Daerah (TPTGR) terhadap rekanan yang mengerjakan proyek pasar TA 2016 tersebut, di Tahun Anggaran 2018, kami untuk menggelontorkan sekitar 1 milyar lebih untuk pekerjaan perbaikan terhadap kerusakan berat itu serta pembangunan 12 los kios permanen dan pekerjaan pagar. Dan semuanya sudah rampung,” jelas Wabup Agus Boli.

Dengan tetap mengikuti ritme keuangan daerah, Wabup Agus Boli menambahkan pihaknya kembali menyertakan dana  senilai Rp 200.000.000 melalui BKD Flotim di Tahun Anggaran 2019 untuk penataan jalan masuk dan parit serta beberapa perbaikan kecil. Ketika semuanya sudah rampung tentunya akan diikuti dengan pemindahan aktivitas pasar di lokasi tersebut, demikian kata Wabup yang  masih berstatus lanjang itu.

Terkait dengan target rampungnya pekerjaan tersebut, politisi Gerindra yang biasa disapa AB itu lagi-lagi memperlihatkan ketegasannya kepada Plt. Kepala BKD dan Plt. Kadis Perindag. Usaha mempercepat penyelesaian pekerjaan terakhir yang diusulkannya pada akhir Pebruari 2019 pun disanggupi Cipto Keraf dan Sipri Ritan.

Pihak Perindag sendiri bahkan telah melaksanakan pembagian los kios permanen yang berjumlah 184 tersebut. Setelah pendataan para pedagang, Perindag Flotim melakukan undian. Satu kios permanen ditempati satu pedagang. Sementara bagi pedagang kecil (sayur, ikan, buah-buahan) yang biasa berjualan di tanah, Wabup Agus Boli mengultimatumkan pihak Perindag untuk menyiapkan 100-200 payung duduk. Dan kepada mereka ini, tidak dikenakan tagihan retribusi pasar. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment