Terjerat Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diadili

Denpasar/BaliNewsNetwork-Oknum anggota polisi bernama Bob Zery yang terjerat kasus Narkotika akrhirnya diadili di PN Denpasar, Senin (15/1).

Dalam kasus ini, Bob Zuri tidak sendiri. Dia bersama temanya yang bernama Gede Soma Budiartana. Sudang pimpinan I Ketut Kimiarsa itu masuk pada agenda pemeriksaan saksi.

Ada dua orang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Lovi Pusnawan. Kedua saksi ini, adalah polisi yang melakukan penangkapan terhadap kedua terdakwa.

Saksi menuturkan, beberapa jam sebelum ditangkap, terdakwa Bob bersama anggota polisi lainya sempat menjalani tes urine yang dilakukan oleh BNN Badung.

“Hasil tes urine, terdakwa Bob memang teridikasi positif menggunakan narkoba, dan terdakwa juga sempat mendapat terguran dari pimpinan,”kata saksi Sugiana.

Sebagaimana disebutkan dalam dakwaan, terdakwa Bob Zery (terdakwa I) dan Budiartana (terdakwa II) ditangkap pada tanggal 31 Agustus 2018 sekitar pukul 13.30 Wita bertempat di rumah milik Bob Zery di Jalan Tengku Umar V Barat, Kerta Pura, No.20 Banjar Pekandelan, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

Setelah mengetahui terdakwa I positif mengunakan Narkotika, sesuai perintah Kasat Resnarkoba untuk menindaklanjuti temuan itu, Kanit I Idik Sat Narkoba Polresta Denpasar bersama Kasubit dan para anggota Sat Narkoba Polresta Denpasar dibantu Provos Polresta Denpasar, langsung mendatangi rumah terdakwa I.

Saat itu, anggota kepolisian menemukan terdakwa I dan II sedang dalam kamar yang terletak di lantai II. Ketika memasuki kamar itu, salah satu anggota melihat terdakwa II membuang sesuatu melalui ventilasi dan jatuh diatas genteng rumah lantai I.

Barang berbungkus tissue yang dibuang itu ternyata berisi lima paket plastik klip yang masing-masing berisi kristal bening mengandung sabu.

Selain itu, dari hasil pengeledahan di dalam kamar, petugas menemukan sejumlah alat bukti yang berkaitan dengan Narkotika diantaranya 1 buah timbangan elektrik, 1 bandel klip kosong, pipa kaca, 1 buah plastik bening dan korek api gas dll.

Disebutkan pula dalam dakwaan JPU, bahwa 5 paket berisi sabu itu didapat para terdakwa dengan cara membeli secara patungan dari seseorang bernama AA pada Kamis 30 Agustus 2018 seharga Rp.750.000.

Lima paket berisi sabu dengan berat keseluruhan 0,38 gram yang berhasil diamankan petugas polisi merupakan sisa dari yang sudah dipakai oleh terdakwa.

Akibat perbuatannya, JPU mendakwa para terdakwa dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (I) Juncto Pasal 55 ayat I KUHP UU RI Nomor.35/2009 tentang Narkotika. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment