Kantor Pertanahan Flotim Berhasil Penuhi Target PTSL

Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Flores Timur, Ludgardis Blitanagy, S.Sos. Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Flores Timur berhasil menyelesaikan target pendaftaran Pengukuran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebagaimana kuota yang diberikan oleh pusat pada Tahun 2018, baik kuota sertifikat tanah maupun  kuota pemetaan bidang. Sebanyak  4000 sertifikat tanah dan 5000 pemetaan bidang, telah diselesaikan dan telah diserahkan kepada warga penerima di 9 desa dan 1 kelurahan.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten FLores Timur, Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Flores Timur,Ludgardis Blitanagy,S.Sos ketika dikonfirmasi balinewsnetwork.com di ruang kerjanya, Selasa, (15/01) mengungkapkan pihaknya telah menyerahkan 4000 sertifikat tanah dan 5000 pemetaan bidang kepada warga penerima pada tanggal 7 Januari 2019 hingga tanggal   11 Januari 2019.

“PTSL ini adalah program Nasional, program Pemerintahan Jokowi-JK yang mana kegiatan PTSL adalah kegiatan pendaftaran tanah penerima sertifikat yang memiliki prosedur, wilayah desa atau kelurahan menuju desa dan kelurahan lengkap. Untuk Tahun 2018, kami mendapat target pensertifikatan sebanyak 4000 bidang dan 5000 pemetaan bidang. Semuanya telah kami selesaikan dan telah kami serahkan kepada warga penerima yang tersebar pada 9 desa, 1 kelurahan (7 Kecamatan) yakni Desa Nusa Nulan, Desa Waitukan, Desa Homa, Desa Blepanawa, Desa Balukhering, Desa Sinamalaka, Desa Birawan, Desa Sinar Hading, Desa Dua Nur dan Kelurahan Waibalun,” urai  Ludgardis Blitanagy yang didampingi Kasie Hubungan Hukum Pertanahan, Husen Arkiang, S.Sos.

Sementara itu terkait kelanjutan program ini, Ludgardis  Blitanagy  mengungkapkan pada Tahun 2019, pihaknya masih mendapatkan target PTSL sebagaimana target pada Tahun 2019 dan kegiatan regis 1500 bidang.

Menyinggung soal kendala lapangan,Kasie Hubungan Hukum Pertanahan, Husen Arkiang, S.Sos menyebutkan belum adanya penetapan tapal batas desa dan kelurahan yang jelas  dari pihak Pemda serta masih banyak  ditemukan  klaim kepemilikan tanah semisal tanah suku yang masih diklaim oleh tuan suku atau tuan newa yang belum dibagikan kepada anak suku (warga suku). Walau menghadapi kendala tersebut, pihaknya tetap menyelesaikan target yang telah diberikan pusat kepada Kantor Pertanahan Nasional Flotim. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment