Bule Bulgaria Ini Bantah Sebagi Pemilik Airsoft Gun

Stefan Ivanov Klenovski bantah pemilik airaoft gun yang ditemukan di bagasi motornya. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Stefan Ivanov Klenovski, Bule Bulgaria yang didakwa memiliki airsoft gun dan pisau lipat, Senin (14/01) kembali dihadirkan di persidangan.

Dalan sidang pimpinan Hakim Dewa Budi Watsara itu masuk pada agenda pemeriksaan terdakwa.

Menariknya, dimuka sidang terdakwa yang didampingi penterjemah, I Wayan Anna tidak mengakui bahwa barang bukti airsoft gun yang ditemukan dalam bagasi motornya adalah miliknya.

Menurut terdakwa, airsoft gun itu adalah milik temanya yang juga warga Rusia, Cicorito. “Apakah teman terdakwa itu minta izin kepada terdakwa untuk menyimpan airsoft gun di motor terdakwa,” tanya hakim yang dijawab terdakwa tidak.

“Lalu bagaimana airsoft gun itu bisa ada di motor terdakwa,” tanya Hakim Budi Watsara yang dijawab terdakwa bahwa, sebelumnya teman terdakwa meminjam motornya.

“Saat mengembalikan motor, teman saya mengatakan ada tas saya dalam bagasi motor,” ungkap terdakwa melalui penterjemahnya. Majelis hakim lalu bertanya kepada jaksa apakah teman terdakwa yang disebut-sebut itu dijadikan saksi.

“Dalam berkas tidak ada yang mulia, terdakwa juga tidak bisa menghadirikan orang yang disebut temanya itu,” jawab JPU Raka Arimbawa.

“Apa hubungan terdakwa dengan teman Rusia itu,” tanya Hakim. “Orang itu (teman Rusia) sering meminta tolong saya untuk mengambilkan uang di ATM. Setelah itu saya diberi upah 20 persen,” ungkap terdakwa.

Tapi sayang, karena terdakwa tidak bisa menghadirkan teman Rusia yang dimaksud, maka terdakwa pun harus menanggung sendiri akibatnya.

Sebab, terdakwa Stefan Ivanov Klenovski, selain terjerat kasus kempelikan airsoft gun dan pisau, juga terlibat kasus skimming/pembobolan ATM.

Sementara itu sebagaimana dalam dakwaan, sebelum terdakwa ditangkap, pada tanggal 31 Juli 2018 sekira pukul 01.00 Wita petugas Jatanras Polda Bali yang sedang melakukan patroli mendapat infomasi bahwa ada orang asing dengan gerak-gerik mencurikan keluar masuk ruang mesin ATM Mandiri di daerah Kerobokan.

Atas laporan itu, polisi langsung melakukan pemantauan dan penyelidikan terhadap diri terdakwa. Pada saat terdakwa berada di parkiran Restoran Laota, di Jalan Raya Tuban, petugas langsung melakukan penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan, awalnya petugas menemukan beberapa kartu ATM warna putih serta sejunlah uang tunai yang disimpan dalam tas terdakwa.

“Kedua barang bukti ini merupakan barang bukti dalam berkas terpisah,” tegas JPU sebagaimana dalam surat dakwaanya.

Kemudian dilakukan penggeledahan dalam dalam bagasi motor yang dikendarai terdakwa. Dalam bagasi motor petugas menemukan satu buah pisau lipat merk Krisbow dan satu pucuk senjata airsoft gun jenis pistol. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment