Dunia Advokat Bali Kembali Berduka

Harjono Ratmono semasa hidup. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Dunia advokat Bali kembali berduka. Setelah sebelumnya pengacara M. Zulfarial yang tutup usia pada hari, Rabu (o9/01) karena diduga mengelamai serangan jantung, kali ini pengacara senior, Harjono Ratmono, meninggal dunia karena jatuh dari sepeda.

Kepergian kedua pengacara ini menyisahkan kesedihan yang mendalam bagi rekan-rekannya sesama pengacara. Rizal Akbar Maya Poetra, rekan sejawat M. Zulfahrial menyebut, pria yang akrab disapa Fahrial adalah orang baik.

“Tidak banyak yang saya katanya, beliau (Fahrian) adalah orang baik,” ujar Rizal Akbar.

Sementara advokat Harjono Ratmono yang jazadnya ditemukan di dasar jurang di Dusun Kelandis, Kabupaten Buleleng, Sabtu (12/01) saat ini sudah disemayamkan di rumah duka Kertha Semadi, Denpasar.

Iswahyudi Eddy P, rekan seprofesi pria yang akrab disapa Ratmono mengungkapkan kesedihan yang mendalam. Wajar saja, pengacara yang akrab dipanggil Yudi ini mengenal almarhum sejak masih duduk dibangku kuliah.

“Begitu saya mendengar kabar duka dari rekan advokat lainyan, saya langsung mendatangi rumah Ratmono (almarhum). Saya begitu terharu saat melihat istri dan kedua anaknya menangis,” ungkap Iswayudi.

Sementara dimata rekan-rekan sejawat lainnya, sosok Ratmono adalah sosok pengacara yang lembut, kalem, dan senang bergaul.

“Kita patut berduka atas kehilangan sehabat yang berpenampilan sederhana ini,” sebut Wayan Mudita, salah satu rekan almarhum.

Kini sosok murah senyum dengan penampilan sederhana yang melekat dalam diri pria kelahiran, Mojokerto, 27 Maret 1971 itu sudah pergi untuk selama-lamanya.

Yang masih teringat dalam benak rekan-rakan sejawat, yaitu saat Ratmono bersama rekan-rekanya menjadi pengacara para terdakwa kasus perampokan SPBU, beberapa tahun silam.

Seperti diketahui, Harjono Ratmono meninggal dunia setelah sepeda yang ditumpanginya terperosok kedalam jurang sedalam 5 meter di Dusun Kelandis, Kabupaten Buleleng, Sabtu (12/01).

Jenazah Ratmono sempat dibawa ke rumah sakit di Buleleng. Setelah menjalani pemeriksaan, pada malam harinya jenazah dibawa ke Denpasar dengan menggunakan ambulance dan akan dimakamkan di taman makam Mumbul, Senin (14/01). (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment