Tergiur Dapat Motor, Menggele Rela Jadi Kurir Sabu

Gara-gara ingin memiliki sepeda motor,  Menggele rela jadi kurir narkoba. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Maksud hati ingin memiliki sepeda motor, pria bernama Abdul Hafid Menggele rela menjadi kurir narkoba. Akibatnya, motor belum didapat, tapi malah masuk penjara.

Apesnya lagi, dalam sidang Selasa, (8/1) Menggele yang masih berstatus mahasiswa itu dituntut hukuman 12 tahun penjara oleh Jaksa Suwandi yang diwakili Jaksa I Gusti Ngurah Darma Putra.

Dalam amar tuntutan jaksa yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpinan Partha Bhargawa menyatakan, perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika.

Selain menuntut hukuman penjara, jaksa Kejari Badung itu juga menuntut agar terdakwa membayar denda Rp 1 miliar subsider 8 bulan kurungan.

Atas tuntutan itu, melalui kuasa hukumnya yang ditunjuk dari Posbakum, terdakwa mengajukan pembelaan secara tertulis.

Diketahui, terdakwa ditangkap petugas BNNP Bali pada Sabtu, (25/8) lalu di Kawasan Jalan Gurita Denpasar. Dari tangan terdakwa ditemukan satu amplop putih yang didalamnya terdapat satu plastik klip berisi 50 butir pil ekstasi.

Setelah ditimbang oleh petugas BNNP Bali diketahui total berat keseluruhan 50 butir ekstasi itu adalah 24,58 gram netto. Selanjutnya petugas menggeledah motor yang dibawa terdakwa, dan ditemukan satu bendel plastik klip kosong.

“Terdakwa mengaku mau mengambil puluhan butir pil ekstasi itu, karena dijanjikan akan diberikan sepeda motor yang akan diberikan setelah terdakwa berhasil mengambil barang tersebut,” kata Jaksa dalam dakwaannya. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment