Pemkab Flotim Musnahkan 723 KTP Elektronik Invalid

Asisten I Setda Flores Timur Abdul Rasak Jakra mewakili Bupati Flores Timur melakukan pemusnahan 723 KTP Elektronik invalid, Kamis (20/12). Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Bertepatan dengan rapat koordinasi  kebijakan kependudukan bersama para camat se-Kabupaten Flores Timur, Kamis, (20/12), Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  memusnahkan KTP Elektronik invalid atau rusak dengan cara membakar. Asisten I Setda Flotim Abdul Rasak Jakra mewakili Bupati Anton Hadjon, usai pembacaan Berita Acara Pemusnahan langsung membakar 723 keping KTP Elektronik invalid tersebut.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Flotim Marianus Nobo Waton, SE, yang didampingi Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Petrus K. Kewuan, S.Sos ketika dikonfirmasi Balinewsnetwork.com di ruang kerjanya, Jumat (21/12) menerangkan bahwa pemusnahan itu atas perintah Mendagri. Itu tertuang dalam Surat Edaran Mendagri Nomor  470.13/11176/SJ tertanggal 13 Desember 2018 tentang Penatausahaan KTP Elektronik  yang rusak dan invalid. Pemusnahan sebanyak 723 keping KTP Elektronik invalid atau rusak  itu bertepatan dengan kegiatan rakor kebijakan kependudukan bersama para camat se-Kabupaten Flotim, Kamis, (20/12).

Kadis Dukcapil Flotim Marianus Nobo Waton, SE

“Kemarin kami melaksanakan acara pemusnahan itu dengan cara membakar, sebagaimana perintah Mendagri. Acara pemusnahan tersebut dilakukan oleh Asisten 1 Setda Flotim mewakili Bupati Flotim. KTP Elektronik invalid artinya KTP Elektronik yang memang telah rusak sehingga diganti, KTP yang ditarik dari pemohon karena perubahan elemen data serta KTP Elektronik yang ditarik dari pemohon yang mutasi atau pindah. Fisik KTP Elektronik yang ditarik itulah yang dimusnahkan. Dan untuk Flotim, ada 723 yang kemarin kita musnahkan,” ujar Nus Waton.(Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment