Di Flotim,11 Milyar DAK Fisik TA 2018  Belum Terserap

Pelaksana Tugas Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Flores Timur, Cipto Keraf. Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Walau terbilang aman, namun pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK)  Fisik Tahun Anggaran 2018 untuk  kabupaten Flores Timur masih terbayangi oleh nomimal 11 milyar lebih  yang belum terserap dari  total DAK Fisik  hasil kontrak Rp146.573.737.646. Akankah nilai 11 milyar yang belum terserap tersebut dapat menurunkan reputasi Pemda Flotim di mata Pemerintah Pusat dalam kaitannya dengan pengelolaan DAK ?

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Flores Timur,Cipto Keraf  ketika dikonfirmasi BaliNewsNetwork.com,di ruang kerjanya,Rabu 5 Desember 2018 terkait hal tersebut mengaku optimis sisa DAK yang belum ditransfer tersebut akan terserap  sebelum tutup Tahun Buku.

“kita telah menurunkan sisa DAK yang belum ditransfer tersebut dari semula 14 milyar (per 30 Nopember 2018)  hingga kini menyisakan 11 milyar.Nilai tersebut berasal dari DAK Fisik Bidang Pertanian dan Bidang Kesehatan.Untuk DAK Bidang Pertanian,masih ada tambahan realisasi tiga ratusan juta dan Bidang Kesehatan dua milyar.Masih ada waktu,dan semoga beberapa hari ke depannya ini ada pengajuan permintaan transfer tahap ketiga untuk kedua bidang tersebut.Tidak ada kendala,bila semuanya mulus ditransfer maka otomatis untuk pengelolaan DAK Fisik TA 2018 mencapai 100  persen minus DAK Fisik Sanitasi  yang telah gagal di awal proses”jelas Cipto Keraf.

Di Tahun Anggaran 2018,Pemda Flotim mendapat kucuran DAK sebagaimana yang tercatat dalam APBD Flotim  pada pos Pendapatan dari sumber Dana Perimbangan  sebesar Rp239.295.184.000. Pada Perubahan APBD TA 2018,ada penambahan DAK sebesar Rp2.081.000.000 sehingga  total DAK  setelah perubahan menjadi Rp237.214.184.000. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment