Ditangkap Usai Nyabu Bareng Pacar, Gadis Bertato ini Dituntut 2,8 Tahun Penjara

Denpasar/BaliNewsNetwork-Fitri Bunga Mellannea, gadis 18 tahun ini hanya bisa menangis saat mendengar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cokarda Intan Merlany Dewie, SH menuntutnya dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 8 bulan penjara.

Dihadapan majelis hakim pimpinan Partha Bhargawa menyatakan, wanita yang lenganya penuh denga tato itu terbukti bersalah tanpa hak menyalahgunakan Narkotika untuk dirinya sendiri.

Perbuatan terdakwa sebagaima adiatur dan diancam pidana pada Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 8 bulan,” sebut jaksa Kejari Denpasar itu.

Diberitakan sebelumnya, sebagaimana dalam dakwaan yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpinan I Made Pasek terungkap, terdakwa ditangkap usai nyabu dengan pacarnya. Kasus ini berawal pada hari, Senin 16 Juli 2018 sekira jam 11.00 Wita.

Dimana saat saksi Rudi Pratono mendapat pesan dari seseorang yang bernama Koko untuk mengambil bungkusan plastik warna hitam yang didalamnya berisi kristal bening sabu dan diserahkan kepada seseorang yang tidak dikenalnya.

Usai menerima plastik tersebut, Koko kembali menghubungi saksi melalui pesan singkat yang isinya meminta kepada saksi untuk memecah sabu dalam plastik itu menjadi 5 gram dan sekaligus memintanya untuk menempel di Jalan Anyelir.

Setelah mendapat pesan tersebut, saksi Rudi Pratono langsung menuju ke tanah kosong di Jalan Sudirman lalu memecah sabu yang ada di dalam plastik hitam. Setelah itu saksi Rud Pratono kembali ketempat kosnya di Jalan Tukad Buaji No. 17 Panjer.

Setelah sampai dikamar kos, saksi menaruh sisa sabu didalam paper bag warna coklat dan menaruhnya diatas almari didalam kamar kos dan saksi Rudi keluar untuk menempel sabu di Jalan Anyelir sesuai perintah Koko.

Namun saat itu saksi Rudi ditangkap polisi dan polisi membawanya ke kamar kostnya. Saat tiba di kamar kost, terdakwa yang sebelumnya sempat nyabu bareng terkejut karena melihat saksi Rudi datang bersama polisi.

Saat itu langsung dilakukan penggeledahan dalam kamar oleh petugas dari Polresta Denpasar. Hasilnya polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu dengan berat keseluruhannya adalah 82,43 gram. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment