Niat mengambil Bubu di Waiwuring,Nelayan Pledo Ditemukan Terapung di Teluk Lewoleba

Tubuh korban, Simon Siba Ama, nelayan asal desa Pledo-Witihama, Flores Timur berhasil ditemukan Tima SAR Gabungan, Minggu,2 Desember 2018, di perairan Teluk Lewoleba. Foto: BNN/doc.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Nasib malang menimpa Simon Siba Ama (67), warga Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Flores Timur di hari terakhir bulan Nopember 2018. Simon Siba Ama yang diketahui keluarga dan kerabatnya di Jumat, 30 Nopember 2018 sekitar pukul 16.00 Wita pergi ke perairan desa Waiwuring untuk mengambil bubu (alat tangkap ikan tradisional), ternyata tidak lagi kembali ke rumahnya di Pledo dan ditemukan dalam keadaan terapung tak bernyawa di perairan teluk Lewoleba, Lembata, Minggu, 2 Desember 2018  dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Kepala Pos Polair Mobile  Flores Timur, Bripka Frans Kakiay kepada Balinewsnetwork.com, Senin, 3 Desember 2018 meriwayatkan, kabar hilangnya seorang nelayan asal desa Pledo, Simon Siba Ama tersebut bermula dari laporan Kepala Desa Pledo, Samsudin kepada pihaknya dan Posmat AL Flores Timur pada Sabtu, 1 Desember 2018, pukul 19.00 Wita.

“Kami dikabarkan tentang hilangnya korban tersebut oleh Kades Pledo, pada Sabtu, 1 Desember 2018, pukul 19.00 Wita bahwa pada Jumat, 30 Nopember 2018, pukul 16.00 Wita, korban pergi ke laut untuk mengambil bubu, alat penangkapan ikan tradisional, di perairan desa Waiwuring. Namun sampai dengan malam, korban tidak pulang. Keluarga dengan bantuan warga Waiwuring berusaha mencarinya di sekitar desa Waiwuring, namun korban tidak ditemukan. Saya bersama Danposmat AL Flotim langsung  berkoordinasi (pukul 19.30 Wita) dengan Kasi Operasi SAR Maumere untuk melaksanakan SAR Gabungan,” urai Bripka Frans Kakiay.

Tim SAR Maumere pun langsung meluncur ke Larantuka dan melakukan pencarian pada Minggu,2 Desember 2018. Bergerak menyisir perairan Waiwuring, tim SAR Gabungan yang beranggotakan Posmat TNI AL Flotim, (2 personil), Pos Polair Mobile Flotim (2 personil), SAR Mau mere (6 personil), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Flotim (2 personil) dengan kelengkapan skoci karet SAR Maumere (1 unit), skoci karet BPBD (1 unit melakukan pencarian terhadap Simon Siba Ama tersebut. Tak ada hasil di titik perairan Waiwuring tersebut.

Pencarian pun dilanjutkan dengan menyisir perairan Lembata.Pada pukul 13.30 Wita, Tim SAR Gabungan yang diperkuat dengan tambahan personil dari Babinsa Witihama (1 personil ), Bhabinkamtibmas (2 personil), Posal Lembata (2 personil), Pos Polair lembata (3 personil) dan 150 warga dengan menggunakan 7 perahu jolor akhirnya menemukan tubuh korban yang sedang terapung di perairan teluk Lewoleba.

“Benar, tubuh yang terapung tersebut adalah Simon Siba Ama. Tim lalu mengevakuasi korban, dan membawanya ke RSUD Lembata untuk di visum. Setelah proses visum, Tim SAR Gabungan lalu menghantar jenasah korban ke kampung asalnya dan menyerahkannya kepada keluarga.Proses pencarian tersebut berjalan aman,” tutur Kepala Pos Polair Mobile Flotim, Bripka Frans Kakiay. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment