Riski Ditemukan Hidup, Ada Petunjuk Philipus Cs Terdampar di Sekitar Pulau Kapoposan Bali

Riski sedang mendapat perawatan medis setelah diselamatkan oleh KM Senja Persada. BNN/ist.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Riski,  pria 26 tahun asal Kupang, NTT, salah seorang korban hilang tenggelamnya KM Multi Prima 01 pada Kamis, 22 November 2018 lalu, dikabarkan sudah ditemukan dalam keadaan hiduP, Rabu, 28 November 2018  sore.

Foto Rsiki yang sedang mendapat perawatan di atas kapal ini diterima oleh Opin Bahy, adik kandung Philipus Kopong Beni Bahy. Menurut Opin, foto ini dikirim oleh salah seorang patugas SAR Mataram yang selama ini intens berkomunikasi dengan mereka untuk update informasi pencarian para korban.

Informasi yang beredar di media sosial whatsapp menyebutkan, sekitar pukul 16.40 Wita Stasiun Radio Pantai (SROP) Sumbawa dapat berkoordinasi dengan KM Senja Persada yang saat itu dalam perjalanan dari Pulau Buru, Maluku, menuju Surabaya. Para ABK KM Senja Persada inilah yang menyelamatkan Riski yang saat itu terapung-apung di laut dalam kondisi lemas.

Hari Jumat, 30 November 2018, KM Senja Persada yang menmbawa Rsiki diperkirakan tiba di Surabaya. Seperti terlihat dalam foto, kondisi Riski tampak segar bugar setelah mendapat pertolongan oleh ABK KM Senja Persada.

Namun persisnya di mana dan pada waktu berapa Riski ditemukan, informasi ini belum bisa dikonfirmasi kepada pihak Kantor SAR Mataram. Kabag Ops Kantar SAR Mataram, Selamet, yang dikonfirmasi melalui jalur whatsapp, belum menjawab.

Pulau Kapoposan Bali (tanda merah)

Lalu bagaimana nasib korban hilang lainnya? Dari Desa Wato One, Adonara, Flores Timur pihak keluarga Philipus Kopong Beni Bahy juga menempuh jalan alternarif secara adat guna mencari tahu nasib Philipus.  “Ada petunjuk, Philipus dan beberapa rekannya terdampar di pulau kedua sekitar pulau Kapoposan Bali. Mereka dirawat oleh penduduk setempat,” kata Bernard, yang tak lain paman kandung Philipus, melalui telepon selular malam ini.

Bernard berharap informasi ini bisa diteruskan kepada tim SAR Mataram agar fokus pencariannya tidak melulu di laut melainkan juga ke pulau-pulau sekitar pulau Kapoposan Bali.

Masih menurut Bernard, berdasarkan petunjuk “orang pintar” tadi, Philipus dan 3 temannya terdampar di pulau kedua sekitar Pulau Kapoposan Bali, Sedangkan 3 orang lagi terdampar di Pulau Kangean. (rsn)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment