Keroyok Pria Sumba Hingga Tewas, 8 ABG Divonis Hakim Bervariasi

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kasus pengeroyokan yang melibatkan 8 pelaku hingga mengakibatkan korban Darius Taba Kababa (32), asal Sumba Barat, NTT meregang nyawa oleh Majelis Hakim di PN Denpasar divonsi bervariasi.

Delapan pelaku ABG ini masing-masing SGI (14) dan AN (16) serta IF (15) yang sebelumnya dituntut 5 tahun penjara oleh hakim diganjar kurungan penjara selama 4 tahun 6 bulan (4,5 tahun).

Sedangkan DR (15), YD (15), AR (16), FAP (16), MH (16) yang sebelumnya masing-masing dituntut 3 tahuh dan 6 bulan oleh hakim tunggal Engeliky Handayani Day diputus selama 3 tahun penjara.

Oleh hakim mereka dinyatakan bersalah dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan meninggal dunia sebagaimana diatur Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP

Sidang yang digelar secara tertutup itu baik dari pihak keluarga korban serta para pelaku terlihat adem dan bisa menerima atas putusan hakim.

Untuk diketahui, kasus yang menjerat para pelaku anak ini terjadinya sungguh ironis. Bagaimana tidak hanya karena gara-gara salah satu pelaku anak minta rokok kepada korban dan tidak diberikan langsung mengatur strategi mencegat korban hingga melakukan pengeroyokan.

Peristiwa itu terjadi pada 10 Januari 2018 sekitar pukul 04.00 Wita, di Jalan Raya Dalung Kwanji, depan SD Emanuel, Desa Dalung, Kuta Utara Badung.

Kala itu, para pelaku anak sedang berjalan bersama-sama dengang mengendarai sepeda motor. Lalu, anak SGI dan YA melihat korban Adrius yang sedang berboncengan dengan Ayub Kedu Lere melintas mengunakan sepeda motor.

Terdakwa SGI dan YA lalu mengejar korban dengan maksud untuk meminta rokok, namun tidak dihirau korban. Keduanya kemudian memanggil teman-temannya untuk mencegat korban dan berujung pada pengeroyokan hingga korban meninggal Dunia. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment