Walikota Rai Mantra Hadiri Upacara Tawur Balik Sumpah Utama Desa Pakraman Serangan

Walikota Rai Mantramenandatangani Prasasti saat menghadiri Karya Mamungkah, Nganteg Linggih, Tawur Balik Sumpah Utama, dan Ngusaba Desa serta Padudusan Agung di Pura Desa, Puseh dan Bale Agung, Desa Pakraman Serangan pada Rahina Soma Kliwon Landep. Foto:BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Sebagai upaya meningatkan sradha dan bhkati umat serta sebagai sarana menjaga keseimbangan alam semesta, bertepatan dengan rahina Soma Kliwon Landep, Senin (22/10), dilaksankan Tawur Balik Sumpah Utama serangkaian Karya Mamungkah, Nganteg Linggih, Tawur Balik Sumpah Utama, dan Ngusaba Desa serta Padudusan Agung di Pura Desa, Puseh dan Bale Agung, Desa Pakraman Serangan.

Pelaksanaan upacara oleh krama di enam banjar di Desa Pakraman Serangan ini dihadiri Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra, panglingsir puri di Denpasar, perwakilan DPRD Kota Denpasar dan Camat Denpasar Selatan.

Ketua Panitia Karya I Made Yatna bersama Bendesa Desa Serangan I Made Sedana mengatakan rangkaian upacara telah dimulai sejak Respati Pon, 12 Juli 2018 dengan kegiatan Ngiasin sejumlah Pura, dilanjutkan pada Saniscara Kliwon Krulut, 14 Juli 2018 dengan Ngatur Piuning.

“Pada Anggara Kliwon Dukut, 2 Oktober 2018 dilaksankan Nunas Tirta di sejumlah tempat suci, dilanjutkan pada Wrespati Manis Sinta, 18 Oktober 2018 dilaksanakan Ngiyas Ida Bhatara dan Melasti, dilanjutkan pada Soma Kliwon Landep, 22 Oktober dilaksanakan Caru Balik Sumpah Utama, dan Puncak Karya dilaksanakan pada Saniscara Kliwon Landep, 27 Oktober 2018,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Yatna bahwa upacara Tawur Balik Sumpah Utama ini dihelat disejumlah lokasi, selain digelar di Madya Mandala juga digelar upacara di Catus Pata Desa dan Pura Prajapati.

“Upacara di Madya Mandala dipuput Ida Pedanda Gede Putra Bajing, Ida Pedanda Budha, dan Ida Rsi Bujangga Kertha Buana. Di Catus Pata Desa dipuput Ida Pedanda Gede Ngurah Telaga, dan Ida Pedanda Tegal Agung. Di Pura Prajapati dipuput Ida Pedanda Putra Manuaba dan Ida Pedanda Putra Keniten.

Sementara upacara di Pedanan dengan sarana upacara Catur Rebah, Caru Gempong Asu dipuput Ida Pedanda Putra Ngenjung dan Ida Pedanda Made Putra Timbul. Upacara kemarin juga diiringi tari wali berupa topeng Sidakarya, Wayang Lemah, Rejang, serta Baris Gede,”ungkap Made Yatna.

Walikota Rai Mantra usai menyaksikan pelaksanaan Upacara Tawur Balik Sumpah Utama mengatakan pelaksanaan Yadnya secara kolektif oleh krama di Pura Desa, Puseh dan Bale Agung, Desa Pakraman Serangan, Denpasar Selatan ini hendaknya dilaksanakan dengan perasaan tulus ikhlas dan kebersamaan yang baik terjalin antar semua warga.

“Dengan begitu makna Upacara Yadnya ini dapat diresapi dan didapat manfaat yang baik bagi Krama Desa Pakraman Serangan,” ujar Rai Mantra. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment