Ditangkap Usai Beli Sabu, Dua Pemuda Ini Divonis Ringan

Kedua terdakwa saat mendengarkan vonis hakim. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Dua orang pemuda yang ditangkap usai membeli sabu, Putu Suastana alias Doglas dan I Made Suarthana alias Dek Jo oleh majelis hakim PN Denpasar pinpinan I Gede Ginarsa masing-masing divonis 1 tahun penjara.

Ini terungkap dalam sidang yang digelar baru-baru in. Majelis hakim dalam amar putusnya menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana menyalahgunakan Narkotika bagi dirinya sendiri.

Perbuatan kedua terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Menghukum kedua terdakwa dengan pidana penjara masing-masing 1 tahum,” sebut majelis hakim dalam amar putusanya yang dibacakan dihadapan terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Wiryasa.

Putusan ini lebih ringan 6 bulan dari tuntutan yang dimohonkan jaksa, Dimana pada sidang sebelumnya, jaksa Kejati Bali itu menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara masing-masing 1 tahun 6 bulan.

Meski putusan lebih ringan dari tuntutan, jaksa tetap menyatakan pikir-pikir.”Kami pikir-pikir yang mulia,” tegas jaksa asal Buleleng itu.

Sementara itu sebagaimana terungkap dalam persidangan, kedua terdakwa ditangkap polisi pada tanggal 16 April 2018 pukul 14.15 Wita di depan rumah Nomor 31 A Perumahan Padnyana Jalam Imam Bonjol, Denpasar.

Selain polisi menangkap kedua terdakwa, polisi juga mengamankan Adi Kardika alias Yan Adi. Dari penangkapan kedua terdakwa ini polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa gulungan plastik klip yang didalamnya sabu seberat 0,35 gram bruto.

Dari keteranganya, Narkotika jenis sabu itu dibeli dari Adi Kardika alias Yan Adi seharga Rp 500 ribu. “Jadi kedua terdakwa ini belinya patungan,” kata Jaksa I Gede Wiryasa sembari mengatakan bahwa Yan Adi saat ini juga menjalani persidangan. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment