Terbukti Penyalahguna Narkotika, WN Malaysia Ini Divonis 20 Bulan Penjara

Terdakwa Muhamad Akmar Firdaus bin Ishak bersama kuasa hukumnya. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Warga Negara (WN) Malaysia bernama Muhamad Akmar Firdaus bin Ishak yang sebelumnya ditangkap diterminal kedatangan Bandara Ngurah Rai, Selasa (16/10) divonis 1 tahun dan 8 bulan (20 bulan) penjara.

Majelis hakim pimpina IGN, Partha Bhargawa dalam amar putusnya menyatakan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Wayan Suatarta yang menyetakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahguna Narkotika bagi dirinya sendiri, sebagaimana tertuang dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika.

Namun majelis hakim tidak sependapat dengan lamanya hukuman yang dimohonkan jaksa, yaitu 2 tahun dan 6 bulan (2,5 tahun). Setelah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan, majelis mamangkas hukuman menjadi 20 bulan penjara.

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah sebagai pengguna Narkotika bagi dirinya sendiri, menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 8 bulan,” sebut hakim dalam amar putusnya.

Atas putusan itu, terdakwa yang didampingi pengacara Muhammad Husein dan Soeroso langsung menyatakan menerima, Sedangkan JPU I Wayan Suatarta yang diwakili Jaksa Dipa Umbara menyatakan pikir-pikir.

Diberitakan terdakwa bersama isterinya ditangkap pada tanggal 10 Maret 2018 sekitar pukul 14.30 Wita di terminal kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung. Saat itu petugas juga menangkap dua temanya, Sharizal bin MD Salleh Mohd, dan Rosida Mardani Tarigan.

Terdakwa ditangkap saat tiba di bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesat Air Asia dari Kuala Lumpur, Malaysia. Saat di teriminal kedatangan dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan mesin X-Ray.

Saat itulah, terdakwa menunjukan gelagat yang mencurigakan sehingga petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan secara mendalam terhadap terdakwa dan barang bawaannya.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan plastik bening berisikan narkotika jenis ganja yang setalah ditimbang beratnya mencapai 9,68 gram.

Setelah ditelusuri, barang bukti ganja itu adalah milik terdakwa Akmar Firdaus bisa Ishak yang rencananya akan digunakan bersama dengan Sharizal bin MD Salleh Mohd selama berlibur di Bali. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment