Dijerat 3 Pasal, Kajari Tunjuk 4 Jaksa Kawal Kasus Ismaya

I Ketut Ismaya Putra Jaya saat tiba di gedung Kejari Denpasar. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Setidaknya ada 4 orang jaksa ditunjuk Kepala Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar yang akan mengawal alias menyidangkan kasus yang menjerat I Ketut Imaya Putra Yasa dkk. “Kami sudah menunjuk 4 orang jaksa yang akan menyidangkan kasus Ismaya dkk,” ujar Kasi Intel Kejari Denpasar, Agus Sastrawan kepada wartawan, Salasa (16/10).

Keempat jaksa itu adalah, I Made Lovi Pusnawan, Nyoman Bela Putra Atmaja, Kadek Wayudi Ardika dan Yuli Peladianti. Sementara soal pasal yang disangkakan terhadap ketiga tersangka, Agus Sastrawan mengatakan ada tiga pasal yang disangkakan kepada para tersangka.

Yaitu, Pasal kesatu, bahwa ketiga tersangka pada Senin (13/8) sekitar pukul 15.30 di Kantor Satpol Provinsi Bali, di jalan Panjaitan nomor 10 Renon, Denpasar, yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang pejabat untuk melakukan perbuatan jabatan atau untuk tidak melakukan perbuatan jabatan yang sah. Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 211 KUHP Jo Pasal 214 KUHP.

Atau Kedua, bahwa para terdakwa pada hari Senin (13/10) sekitar pukul 15.30 di Kantor Satpol Provinsi Bali, di jalan Panjaitan nomor 10 Renon, Denpasar yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya. Perbuatan ini sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 212 KUHP Jo pasal 214 KUHP.

Atau Ketiga para terdakwa pada hari Senin (13/10) sekitar pukul 15.30 di Kantor Satpol PP Provinsi Bali, di jalan Panjaitan nomor 10 Renon, Denpasar,baik sebagai orang yang melakukan perbuatan telah secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan, atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan, atau dengan memakai ancaman kekerasan, baik terhadap orang itu sendiri maupun terhadap orang lain. Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment