Siti Rugaya, Membawa Kasih Menembus Pelosok Untuk Perempuan Lamaholot

Siti Rugaya, Pengusaha Optic, Ketua DPC IWAPI Kabupaten Flores Timur. Foto: BNN/doc.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Siti Rugaya, pemilik  Optic Della yang beralamat di  Jln.Ponegoro,Kelurahan Sarotari Tengah,Kecamatan Larantuka-Flores Timur, tidak berdiam diri akan realitas keterkukungan hidup kaumnya, perempuan Lamaholot, terutama perempuan-perempuan Lamaholot di desa-desa terpencil.

Tersentuh dengan apa yang tertangkap indra penglihatannya di perjalanan dirinya mengembangkan usaha opticnya, perempuan kelahiran Waiwerang 23 Mei 1973 itu  lalu mengharuskan dirinya untuk menjamah sesama kaumnya di kampung-kampung yang kurang terjamahkan itu.

Siti Rugaya dalam giat IWAPI di desa Lewograran, Solor Selatan

Membawa Kasih, Menembus  Pelosok untuk Perempuan Lamaholot kemudian dijadikannya sebagai misi utama dalam meretas usaha opticnya di desa-desa terpencil. Berada bersama kesederhanaan, bergabung bersama wajah-wajah lugu dan polos di kampung-kampung, menyaksikan semangat dan daya juang dibalik kucuran keringat yang mengalir deras, Siti Rugaya pun akhirnya menyatukan diri dan menikmati alam dan situasi di kampung-kampung terpencil di bumi Lamaholot.

Mengesampingkan bisnis oriented, Siti Rugaya lalu mengalirkan spirit kasih dalam pelayanan sosial medical opticalnya terkhusus untuk  warga di desa-desa terpencil. Baginya, hidup itu akan semakin bermakna jika  bisa menciptakan hal-hal  sederhana yang akan menjadi maha karya dan berguna  untuk orang banyak.

Spirit kasih dalam pelayanan sosial lalu ditularkannya pada organisasi Ikatan Wanita Pengusaha Kabupaten Flores Timur,yang dipimpinnya. Bersama Badan Pengurus IWAPI Flotim, Siti Rugaya terus menggemuruhkan pelayanan kasih pada kaumnnya, perempuan Lamaholot yang kurang mendapat perhatian dan jamahan.

Membawa Kasih Menembus Pelosok, Siti Rugaya membawa IWAPI Flotim untuk menolong  Perempuan Lamaholot, demikianlah Siti Rugaya menutup kisah keterpanggilannya itu kepada balinewsnetwork.com, Sabtu, 12 Oktober 2018. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment