Jadi Kurir Jual-Beli Kokain, Wanita Hamil 8 Bulan Terancam Dipenjara Seumur Hidup

Bene Livua Magusta, wanita hamil 8 bulan ini terancam dipenjara seumur hidup karena diduga menjadi kurir jual-beli kokain. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Bena Livia Magusta (21), wanita asal Badung, Jawa Barat yang sedang hamil 8 bulan, Rabu (10/10) disidang karena diduga menjadi kurir jual-beli Kokain.

Dalam sidang pimpinan Hakim I Wayan Kawisada itu masih dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Wayan Erawati Susina yang diwakali Jaksa Kadek Wahyudi Ardika.

Sebelum dakwaan dibacakan, majelis hakim terlebih dahulu menujuk penasehat hukum untuk mendempingi terdakwa mengingat ancaman hukuman yang didakwakan dalam dakwaan jaksa cukup tinggi atau diatas 5 tahun penjara.

Sementara itu dalam dakwaan jaksa terungkap, terdakwa yang beralamat di Jalan Cargo Gang Ratna No. 82, Denpasar dan Jalan Intan Permai Gang Intan Sari No. 7 Kerobokan itu ditangkap pada tanggal 4 Agustus 2018 pukul 19.30 Wita di kamar kosnya di Jalan Intan Permai.

Terdakwa ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golong I berupa kokain sebarat 2,98 gram.

Dalam dakwaan dipaparkan pula, sebelum terdakwa ditangkap, terlebih dahulu pihak kepolisian mendapat laporan dari masyarakat yang menyebut bahwa ada seorang wanita bernama Bena (terdakwa) memiliki Narkotika jenis Kokain siap jual.

Atas laporan itu langsung dilakukan penyelidikan terhadap diri terdakwa diseputaran tempat tinggal terdakwa. Nah, saat itu petugas melihat terdakwa keluar dari kamar kosnya dan langsung ditangkap.

Kepada petugas terdakwa mengaku membawa kokain yang disimpan didalam saku celananya. “Terdakwa mengbil Narkotika tersebut dari saku celananya dan menyerahkan kepada petugas,” ungkap jaksa dalam dakwaanya.

Selain itu terdakwa juga mengaku masih menyimpan kokain dalam kamar kosnya. Atas keterangan itu langsung dilakukan penggeledahan dalam kamar kos terdakwa dan terdakwa menunjuk sebuah tas warna hitam.

Setelah tas dibuka, ada pembalut wanita, terdakwa mengaku menyimpan kokain itu dalam pembalut tersebut. Setelah keluar dibuka, ditenemukan dua plastik klip yang didalamnya berisikan serbuk warna putih yang diduga kokain.

Kepada petugas terdakwa mengaku mendapat kokain itu dari orang yang bernama Brendon Luke (terdakwa dalam berkas terpisah). Terdakwa mendapat barang dari Brandon pada hari Rabu 4 Agustur 2018 sekitar pukul 02;30 Wita di di Face Bar Jalan Pura Seminyak, Kuta, Badung.

Tujuan terdakwa mengusai kokain itu adalah untuk dijual. Akibat perbuatnya, jaksa menjerat terdakwa dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup penjara pada dakwaan kesatu atau Pasal 112 ayat (1) UU yang sama pada dakwaan kedua. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment