Aneh, Bawa Ganja dari Malaysia, Dituntut Penyalahguna

Terdakwa Muhamad Akmar Firdaus bin Isak (kanan) yang bernasib mujur karena hanya dituntut 2,5 tahun penjara. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Nasib baik sedang berpihak pada pria bernama Muhamad Akmar Firdaus bin Ishak yang merupakan warga negara Malaysia.

Bagaimana tidak, ia yang ditangkap bersama istrinya, Nor Faraniza binti Nor Azam di terminal kedatangan Bandara Ngurah Rai, pada sidang, Selasa (09/10) hanya dituntut 2 tahun dan 6 bulan (2,6 tahun) penjara.

Anehnya lagi, meski salah satu fakta yang terungkap dalam persidangan menyatakan terdakwa membawa Narkotika jenis ganja dari Malaysia, tapi malah dituntut sebagai penyalahguna Narkotika bagi dirinya sendiri.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Wayan Sutarta dalam amar tuntutanya yang dibacakan dihadapan majelis hakim yang diketuai IGN. Partha Bhargawa menyatakan terdakwa terbukti bersalah sebagai penyalahguna Narkotka bagi dirinya.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pasa Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. “Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan,” sebut Jaksa Kejati Bali ini.

Atas tuntutan yang lumayan ringan ini, terdakwa yang didampingi pengacara Muhamad Husein dan Suroso menyatakan mengajukan pembelaan secara tertulis pada sidang selanjutnya.

Diberitakan terdakwa bersama isterinya ditangkap pada tanggal 10 Maret 2018 sekitar pukul 14.30 Wita di terminal kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung. Saat itu petugas juga menangkap dua temanya, Sharizal bin MD Salleh Mohd, dan Rosida Mardani Tarigan.

Terdakwa ditangkap saat tiba di bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesat Air Asia dari Kuala Lumpur, Malaysia. Saat diteriminal kedatangan dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan mesin X-Ray.

Saat itulah, terdakwa menunjukan gelagat yang mencurigakan sehingga petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan secara mendalam terhadap terdakwa dan barang bawaannya.

Saat memeriksa dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan plastik bening berisikan narkotika jenis ganja yang setalah ditimbang beratnya mencapai 9,68 gram. Setelah ditelusuri, barang bukti ganja itu adalah milik terdakwa.

Akbar Firdaus bisa Ishak yang rencananya akan digunakan bersama dengan Sharizal bin MD Salleh Mohd selama berlibur di Bali. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment