Obyek Wisata Punya Daya Jual Dari Kekuatan Cerita

Asisten Bidang Perekonomian Setda Flores Timur, Dominikus Demon, mewakili Bupati Anton Hadjon, membuka Kegiatan HUT Sumpah Pemuda ke-90 Tingkat Kecamatan Solor Barat dan Gerakan Promosi Obyek Wisata Pantai Riangsunge-Ritaebang, Senin (01/10). Foto: BNN/Emnir.

Solor /BaliNewsNewsNetwork-Salah  satu faktor pemicu  sebuah obyek wisata  memiliki nilai jual adalah kekuatan cerita tentangnya. Kekuatan cerita yang melatarinya mempunyai daya tarik tersendiri yang dapat menarik siapapun untuk datang mengunjungi obyek wisata tersebut.Demikian penegasan Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon, ST dalam sambutannya sebagaimana yang dibacakan Asisten Bidang Perekonomian Setda Flores Timur, Dominikus Demon pada acara pembukaan HUT Sumpah Pemuda ke-90 Tingkat Kecamatan Solor Barat dan Gerakan Promosi Obyek Wisata Pantai Riangsunge, di pantai Riangsunge, Ritaebang, Senin 1 Oktober 2018.

Sembari mencontohkan Danau Tiga Warna,Kelimutu dengan cerita tentangnya, Domi Demon lebih lanjut menandaskan tutur kisah tentang Danau Kelimutu lalu tersebar meluas dari mulut ke mulut, surat-surat dan sarana komunikasi lainnya, sehingga menyebabkan orang tertarik dan akhirnya memilih untuk datang mengunjungi obyek wisata tersebut dan Pemerintah lalu menaikan statusnya menjadi Taman Nasional.

“Sesungguhnya dalam hidup kita  sehari-hari, kita juga mewarisi kekuatan cerita, kekuatan tutur dari para leluhur kita. Orang tua  kita dulu berpesan kepada kita bahwa tempat di mana kita berpijak, dan bumi di mana kita tinggal, memberikan kita warisan tutur itu. Orang sering mengatakan tana ihiken selaka, lewo woraken belaon, bahwa bumi ini memiliki kekayaan,sesuatu yang harus terus kita gali dan kembangkan untuk kemajuan kita bersama di kemudian hari. Kita juga diwarisi tutur untuk memberikan motivasi tentang kekuatan kita dan mengekploitasi kekuatan kita. Kita memiliki kekuatan yang ada dalam diri kita, tinggal bagaimana kita mengeksplor kekuatan itu untuk kemajuan lewotanah kita,” ujar Demon Demon.

Terkait dengan pengembangan obyek wisata Pantai Riangsunge, Dominikus Demon yang mewakili Bupati Anton Hadjon  pada acara tersebut memberikan apresiasi atas inisiatip Camat Solor Barat bersama semua elemen Kecamatan Solor Barat yang telah mendesai kegiatan yang bertujuan untuk  membangunkan kesadaran orang muda di kecamatan Solor Barat melalui berbagai kegiatan perlombaan dan pertandingan yang dipadukan dengan gerakan mempromosikan obyek wisata Pantai Riangsunge itu.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur sejak Tahun 2017, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan telah merancang pengembangan destinasi pariwisata Flores Timur, termasuk di obyek wisata Pantai Riangsunge. Konsentrasi Dinas Pariwisata kini adalah membangun sarana sarana pendukung,seperti MCK/Kamar ganti. Pembangunan MCK/Kamar ganti di obyek pantai Riangsunge pun sedang dalam proses finishing. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment