Tiga Sanggar Budaya Solor Barat Ramaikan Gerakan Promosi Obyek Wisata Pantai Riangsunge

Sanggar Seni Budaya, Bunga Lolon Goka, Desa Tanalein, menghantar rombongan Pemkab Flores Timur (Asisten II Setda Flotim) dalam tarian Wede, Senin (01/10) di obyek wisata Pantai Riangsunge. Foto: BNN/Emnir.

Solor Barat/BaliNewsNetwork-Spektakuler! Gerakan promosi Obyek Wisata Pantai Riangsunge di Kelurahan Ritaebang, Kecamatan Solor-Flores Timur, NTT  yang diramu terpadu dalam perayaan HUT Sumpah Pemuda ke-90 Tingkat Kecamatan Solor Barat sungguh mempesonakan!

Camat Solor Barat, Adrianus Kopong Herin bersama Panitia Pelaksana di acara Pembukaan kegiatan memeriahrayakan HUT Sumpah Pemuda ke-90 dan Gerakan Mempromosikan Obyek Wisata Pantai Riangsunge,Senin, 1 Oktober 2019, menampilkan pesona budaya Solor Barat yang menggugah kebangkitan cinta akan budaya dan alam,sembari menggairahkan semangat promosi budaya dan alam di Nusa Solor itu.

Kampung mungil yang bernama Riangsunge itu pun bergetar mengikuti irama tabuhan gong dan gendang bersama pekikan penari Hedung  dari desa Lamaole yang menyambut datangnya  rombongan Pemkab Flotim, Camat Solor Barat bersama duta-duta desa/kelurahan se-Kecamatan Solor Barat  dan warga Kelurahan Ritaebang  yang berjalan kaki mengitari pantai Ritaebang hingga di obyek wisata Pantai Riangsunge itu. Menghantar barisan panjang berbusnakan tenunan khas Solor Barat sampai gapura penyambutan, penari Hedung asuhan Kades Matilde Keban tersebut meramaikan suasana pantai berlautkan gulung gemulung itu.

Seiring memudarnya sunset di sore itu, barisan Asisten Bidang Perekonomian Setda Flotim, Dominikus Demon dijemput dengan gerak tari bersyair (Wede) oleh  tarian  Sanggar Seni dan Budaya Bunga Lolon Goka, Desa Tanalein. Sanggar ini pun kembali menurunkan penari putri dalam gerak tari bersyair yang menceritakan kisah petik patah (panen).

Menjemput gelap yang mempesonakan di obyek wisata Pantai Riangsunge itu, alunan merdu barisan lansia  Gleda Watonerin dari desa Balaweling I ,melenyapkan letih yang perlahan menggigit. Gaya khas Dominikus K.Sogen dalam menggetarkan karkas mengiringi vokalis tua dalam grup musik Gleda Watonerin meramaikan susana dirangakain acara pembukaan HUT Sumpah Pemuda ke-90 Tingkat Kecamatan Solor Barat dan Gerakan Promosi Obyek Wisata Pantai Riangsunge itu.

Perlahan namun pasti,kampung mungil yang memiliki Wato Bou (tempat seremonial minta hujan) itu kini terjamah. Kebersatuan yang diprakarsai Camat Adrianus Kopong Herin itu memberikan harapan strategis akan kebangkitan pariwisata di Solor Barat. Dari Riangsunge untuk Solor Barat dan untuk Flores Timur. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment