Simpan Sabu dan Ekstasi, Junaidi Divonis 9 Tahun Penjara

Terdakwa Agus Junaidi menutupi wajahnya saat digiring jaksa ke sel tahanan PN Denpasar. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Agus Junaidi yang diseret ke Pengadilan atas kasus kepemilikan 20 gram Narkotika jenis sabu, Senin (01/10)divonis 9 tahun penjara.

Majelis hakim pimpinan I Gede Ginarsa dalam amar putusanya menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika.

Yaitu secara tanpa hak memiliki, menyimpan, menguasi atau menyediakan Narkotika golongan I bukan tanaman sebara 20 gram.

“Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 20 tahun,” ujar hakim Ginarsa dalam amar putusanya.

Selain menghukum terdakwa dengan pidana penjara, majelis hakim juga menghukum terdakwa yang didampingin pengacara Agus Suparman dan Manik Yogiartha dengan pidana denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Putusan ini jauh lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewa Lanang Raharga yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 13 tahun.

Meski jauh lebih rendah, Jaksa yang akrab disapa Dewa Lanang itu hanya menyatakan pikir-pikir. Sedangkan terdakwa melalui pengacara langsung menyatakan menerima.

Sebagaimana dalam surat dakwaan sebelumnya, menyebutkan awal mula ditangkapnya terdakwa ditangkap pada 23 Mei lalu.

Saat itu ditemukan 1 plastik klip berisi kristal bening sabu-sabu seberat 8,41 gram netto. 1 plastik klip berisi 10 butir tablet diduga narkotik berat bersih 2,79 gram.

1 plastik klip berisi sabu-sabu berat bersih 24,86 gram. 1 plastik klip sabu-sabu berat bersih 9,03 gram. 1 plastik kli berisi 10 butir tablet diduga narkotik berat bersih 2,80 gram.

1 plastik klip berisi sabu-sabu berat bersih 0,15 gram, 1 plastik klip berisi sabu-sabu berat bersih 0,21 gram dan 1 plastik klip berisi sabu-sabu berat bersih 0,19 gram.

“Hasil interogasi sementara, terdakwa mendapat barang-barang tersebut dari Mang Tedy. Terdakwa mendapat barang itu dengan cara mengambil tempelan,” ungkap Jaksa Dewa Arya Lanang Raharja. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment