STIKOM Bali Tularkan Iptek Dongkrak Produksi Ekspor UKM Songket Sidemen

Tim dosen STIKOM Bali bantu kembangkan UKM Songket Sidemen. Foto: BNN/ist.

Karangasem/BaliNewsNetwork-Kerjasama Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) dengan Tim Dosen STMIK STIKOM Bali kembali sukses menggelar pengabdian  masyarakat berupa bantuan pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Kegiatan kali ini dipimpin oleh Luh Made Yulyantari S.Kom., M.Pd. dengan skema hibah kerjasama yang dilaksanakan adalah Ipteks Bagi Produk Ekspor (IbPE) yaitu bantuan pengembangan UKM yang produk/komoditinya berpotensi sebagai produk ekspor.

Ketua tim pelaksana IbPE Kerajinan Songket Motif Bali, Luh Made Yulyantari S.Kom., M.Pd. menjelaskan anggota tim pengabdian terdiri dari dua orang yaitu IGKG Puritan Wijaya Adh., S.Kom., MMSI dan Ni Made Dewi Kansa Putri, S.E., M.M. “Ada dua mitra yang terlibat, UKM Kusuma Wijaya dan UKM Songket Halus yang tahun 2018 ini merupakan program tahun ketiga menjadi mitra UKM pada skema kerjasama hibah bantuan IbPE. Produk kedua UKM tersebut adalah songket khas motif Sidemen. Ini merupakan produk yang berpotensi ekspor unggulan kerajinan Desa Sidemen, Kabupaten Karangasem,” terangnya.

Tahun ini bantuan yang diberikan diutamakan pada peningkatan kemampuan pengelolaan inventori hasil produk songket menggunakan sistem inventori barbasis komputer, peningkatan skill manajerial pemasaran dan pemasaran menggunakan e-commerce dan pembuatan konten-konten, sehingga hasil produk-produk songket hasil UKM dapat menembus pasar nasional dan internasional. “Peningkatan kemampuan ekspor hasil tenun songket menjadi focus utama kegiatan tahun ketiga ini, hasil-hasil tenun songket cukup diminati sebagai produk khas yang diinginkan para turis maupun warga asing”  tambah Luh Made Yulyantari, S.Kom., M.Pd. di Denpasar, Senin (01/08/2018).

Lebih lanjut, IGKG Puritan Wijaya Adh., S.Kom., MMSI., mengungkapkan kedua UKM sangat antusias dan tertarik mengikuti pelatihan Bahasa Inggris untuk bisnis yang diselenggarakan lembaga pelatihan English Geek.

“Belajar Bahasa Inggrisnya dapat teacher yang santai dan lucu dalam menyampaikan materi, jadi terasa menyenangkan dan seru,” ujar Gek Sri salah satu SDM dari UKM Songket Halus.

Sementara itu, Ida Ayu Kusuma dari UKM Kusuma Wijaya mengaku sangat terbantu dengan pelatihan yang diberikan oleh Dewi Kansa Putri, SE., MM yang memberikan materi seputar manajemen ekspor impor yang sangat berguna bagi UKM Kusuma Wijaya dan UKM Songket Halus. “Bantuan dari kegiatan ini sangat membantu UKM dalam memasarkan produk dan pengiriman produk songket sampai tingkat internasional,” ungkapnya. (*/ri)

 

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment