Bawa Sabu 3,55 gram ke Larantuka, ‘Bon Jovi’ diciduk Tim Polres Flotim

Kapolres Flores Timur, AKBP Arri Vaviriyanto, didampingi Kasatresnarkoba Polres Flotim, Ipda Emanuel Kia Belan memberikan keterangan pers  tentang penangkapan ‘Bon Jovi’ warga Desa Bandona, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur yang membawa sabu, 3,55 gram, Kamis (14/09). Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Tim Polres Flores Timur berhasil menangkap S (36) alias ‘Bon Jovi ‘(petani) warga Desa Bandona, Kecamatan Tanjung Bunga yang membawa sabu dari Nunukan, ketika Kapal Lambelu menyinggahi pelabuhan Larantuka, Kamis, 13 September 2018.

Kapolres Flores Timur, AKBP Arri Vaviriyanto yang didampingi Kasatresnarkoba Polres Flotim, Ipda Emnauel Kia Belan dalam konferensi pers di ruang data Polres Flotim, Kamis 14 September 2018 membeberkan, penangkan ‘Bon Jovi’ tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan pasca Satuan Resnarkoba Polres Flotim mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya pengguna narkoba jenis sabu itu di wilayah kerja Polres Flotim.

“Setelah memantau pergerakkan tersangka S alias ‘Bon Jovi’ dari pelabuhan Maumere (Sikka) dan memastikan bahwa Target Operasi (TO) itu tepat maka ketika Kapal Lambelu yang ditumpangi tersangka sandar di pelabuhan Larantuka,Kamis siang,13 September 2018, tim Polres Flotim melaksanakan kegiatan penangkapan. Setelah melakukan pemeriksaan, ditemukanlah barang bukti berupa sabu seberat 3,55 gram yang disembunyikan di dalam spidol yang disimpan di dalam tas pinggang berwarna coklat. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, narkoba jenis sabu tersebut dibelinya dari seseorang di Nunukan,” beber AKBP Arri dengan terus menerus menekankan pihaknya masih sedang mendalami kasus tersebut.

Memburu pertanyaan tentang  status ‘Bon Jovi’ dalam hubungannya dengan sabu yang dibawanya tersebut, Kapolres Arri berdasarkan hasil lidik awal,’Bon Jovi’ adalah pengguna.

“Kami masih mendalaminya.Apakah sabu yag dibawanya itu untuk digunakannya sendiri atau diedarkan kepada pengguna lainnya di Flotim, termasuk proses bagaimana  dia membelinya itu di Nunukan, apakah dirinya menggunakan jasa orang lain, membelinya dari siapa. Untuk sementara kami hanya merilis penangkapannya,tentang yang lain-lain nanti akan kita sampaikan setelah tim penyidik melakukan penyelidikan.

‘Bon Jovi’  sebagaimana yang diutarakan Kapolres Arri Vavirianto,membeli 3,55 gram sabu dengan harga Rp 2.500.000. Barang bukti ikutan yang ditemukan dalam tas antara lain sebuah dompet, alat pemantik api, sebuah spidol yang didalamnya disembunyikan sabu, uang sebanyak Rp 1.190.000, plus 3 lembar Ringgit Malaysia. Tersangka  S alias ‘Bon Jovi’ dikenakan pasal  112 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang masalah Narkotika dengan ancaman penjara minimal 4 Tahun dan maksimal 10 Tahun. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment