Selain Narkoba, Kejari Juga Musnahkan Satu Kardus HP Jadul dan Mesin Judi Dingdong

Tamu undangan melihat barang bukti sebelum dimusnakan dengan cara dibakar dan dihancurkan. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar dibawah pimpinan Sila Pulungan, Kamis (13/09) kembali melaksanakan pemusnahan barang bukti (BB) hasil kejahatan yang sudah memiliki kekuatan hukuman tetap (incraht).

Barang bukti yang dimusnahkan adalah Narkotika dari 241 perkara dan 50 perkara pidana umum lainnya terhitung sejak bulan Januari hingga Agustus 2018.

Yang menarik dari pemusnahan BB adalah, dimana dari data yang diperoleh dari Kejari Denpasar setidaknya ada 32 mesin judi dingdong yang seharusnya ikut dimusnahkan.

Namun saat pelaksananya hanya satu mesin saja yang dimusnakam dengan cara dihancurkan menggunakan palu. Terkait BB judi dingdong ini, Sila mengatakan memang di Kejari Denpasar hanya ada satu.

Sedangkan yang 31 lainya dititipkan di Rubasan (Rumah Penitipan Barang Bukti dan Rampasan). Hanya saja kapan 31 mesin dingdong ini akan dimusnahkan, Sila belum memberi jawaban pasti.

“Yang jelas setelah hari ini (Kamis, 13/09) kami akan musnahkan mesin dingdong yang kami titip di Rubasan.”sebutnya.

Satu kardus HP jadul yang juga ikut dimusnahkan (BNN/ist)

Selain itu ada juga BB lainya yang menarik untuk diperhatikan, yaitu BB berupa HP. BB HP ini sebagaian besar berasal dari kasus Narkotika. Yang menarik dari sekian banyak HP yang dimusnakah semuanya HP jadul alias HP lama.

Tak satu pun HP jenis IPhone maupun Android yang dimusnahkan. Terkait tidak ditemukan HP jenis IPhone maupun Android dalam pemusnahan ini, ditanggapi enteng oleh Kasi Barang Bukti.

Ia mengatakan semua BB yang dimusnahkan adalah limpahan dari Pidum. Sementara itu, barang bukti narkoba yang dimusnahkan kali ini berasal dari 241 perkara yang sudah diputus incrah.

Diantaranya, ganja seberat 1,02 Kg, kokain seberat 122 gram, hasish seberat 2,9 kg, ekstasi seberat 2,5 kg dn shabu-shabu seberat 29 kg. Jika diuangkan, total barang bukti yang dimusnahkan senilai Rp 59 miliar lebih. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment