Pekerjaan Balai Perempuan dan Pemuda Klatanlo Bawa Tumbal,Kades Copot 5  Aparat Desa

Kepala Tukang sekaligus Ketua RT 02 Dusun B,Desa Klatanlo, Martinus Ile Mulan yang diberhentikan Kades Klatanlo. Foto: BNN/Emnir.

Wulanggitang/BaliNewsNetwork-Pembangunan Balai Perempuan dan Pemuda di desa Klatanlo,Kecamatan Wulanggitang,Kabupaten Flores Timur di Tahun Anggaran 2016 dan 2017 membawa tumbal bagi Sekertaris Desa, Engelinus Lela Belolon,Bendahara Yustina Uran Blolon,Kepala Seksi Pembangunan Hendrikus Hajon Ena,Kaur Admnistrasi Maria Dolorosa Letek Parera dan Kaur Umum  Simplicianus Peni. Ditengah aktivitas pengabdian mereka, tiba-tiba kelima aparat desa itu dipecat oleh Kepala Desa Nikolaus Emanuel Puka tanpa alasan yang jelas.

Tidak hanya kelima aparat desa itu,Kades Klatanlo itu  bahkan pula memberhentikan kelompok tukang pimpinan Martinus Ile Mulan dengan mengabaikan hak yang seharusnya mereka dapatkan sebesar Rp 5.000.000. Sudah jatuh,tertindis tangga pula, demikianlah Martinus Ile Mulan melukiskan deritanya kepada balinewsnetwork.com, Selasa, 4 Septebember 2018 atas arogansi yang diperlihatkan pimpinan di desanya tersebut.

“Anggaran untuk kami sebagaimana yang kami kontrakan sebesar Rp75.000.000. Pekerjaan pun sudah rampung, sisa pemasangan 2 unit closet. Atas pekerjaan itu itu kami sudah dibayar Rp 70.000.000. Namun ketika kami bergerak dari pekerjaan slop atas dan lain sebagainya, tiba-tiba kami sudah tidak dibayar lagi. Yang ada justru pemecatan ke-5 aparat desa yang dari sisi kerjanya kami nilai bagus, dan sialnya lagi sisa hak kami itu tidak dibayar hingga akhirnya kami pun di berhentikan.Saya bahkan dilaporkan ke Polsek Boru dengan tuduhan menghambat pekerjaan,diadili dalam proses penyelesaian tingkat desa yang dihadiri oleh Babinsa,bahkan akhirnya memecat saya dari jabatan sebagai Ketua RT 02,Dusun B,” papar Martinus Ile Mulan atas sederetan tumbal buah dari arogansi sang Kades Klatanlo itu.

Kepala Desa Klatanlo, Nikolaus Emanuel Puka yang dikonfirmasi melalui saluran Short Message Service (SMS) tentang ihkwal pemecatan ke-5 perangkat desa dan kepala tukang serta hak mereka yang belum terbayarkan maupun proses penanganan yang dilaporkannya ke Polsek Boru, Selasa 4 September 2018 pukul 20.59 Wita menjawabnya ketus!

“Mlm jg, betul itu.Saya baru laporkan ke Polsek Boru krna Pekerjaan Thn 2016 Blm Diselesaikan,” jawab Kades Niko Puka dengan tidak menjawab pertanyaan lainnya .

Pembangunan Balai Perempuan dan Pemuda desa Klatanlo tersebut dibangun menggunakan dana desa sebesar  Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp 561.273.000 yang terdiri dari belanja barang dan jasa Rp 107.080.500 dan Belanja Modal sebesar Rp 454.192.500.Pembangunan tersebut dilanjutkan pada Tahun 2017. Kasus pemecatan sejumlah perangkat desa tersebut pun telah sedang dalam penanganan Inspektorat Daerah Flores Timur. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment