Lebih Dari 1 Miliar Unduhan, Google Keyboard Kini Luncurkan Fitur Baru

Penulis: Ni Putu Putri Ayu Wijayanthi

STIKOM Bali

Denpasar/BaliNewsnetwork-Gboard menjadi salah satu aplikasi keyboard paling populer untuk perangkat mobile saat ini, ditandai dengan jumlah unduh yang melebih satu miliar kali di Google Play Store. Beberapa aplikasi yang telah diunduh sebanyak lebih dari satu miliar unduhan termasuk Skype, Facebook Messenger, Instagram, dan Google Photos. Prestasi ini juga dinilai sebagai bentuk keberhasilan Google dalam menjaga Gboard untuk tetap dapat bersaing ditengah persaingan yang ketat.

Aplikasi Gboard dibekali dengan dukungan ratusan bahasa dan metode pengetikan berbagai bahasa. Hal ini berarti pengguna tidak perlu mengganti pengaturan bahasa secara manual saat menggunakan aplikasi keyboard karya Google tersebut. Google Translate juga merupakan salah satu aplikasi yang terintegrasi dengan aplikasi keyboard tersebut. Sehingga Gboard mampu menerjemahkan kalimat dalam bahasa satu ke bahasa lain saat pengguna mengetikannya via keyboard.

Selain itu, Gboard juga dibekali sejumlah fitur lain yang juga ditawarkan oleh sejumlah aplikasi keyboard lainnya, secara cuma-cuma. Hal ini dinilai menjadi daya tarik utama Gboard bagi sebagian besar pengguna perangkat bersistem operasi Android.

Buat Stiker dari Foto Selfie

Tahun lalu, Google merilis paket stiker untuk aplikasi Chat Allo yang memungkinkan para pengguna membikin avatar personal dengan tampilan mirip diri mereka sendiri, berdasarkan hasil jepretan selfie di kamera ponsel. Kemampuan membuat avatar serupa Bitmoji tersebut kini diperluas ke aplikasi papan ketik Gboard yang juga bikinan Google.

Seperti Bitmoji, sticker pack personal bernama “Mini” di Gboard ini mengambil tampilan wajah pengguna sebagai referensi avatar. Lalu, dibuatlah rangkaian stiker yang memperlihatkan avatar pengguna sedang melakukan berbagai aktivitas, mulai dari sedang makan, menyanyi, di tengah pesta, dan lain-lain. Opsi baru untuk membuat avatar personal bisa ditemukan di bagian stickers di dalam aplikasi Gboard.

Setelah menjepret selfie, pengguna dapat langsung mengirimkan avatar yang dihasilkan ke teman-teman lewat aplikasi chatting via Gboard. Tampilan avatar bisa juga disesuaikan terlebih dahulu agar cocok dengan selera. Di balik kreasi avatar Mini ala Gboard, Google menerapkan teknologi machine learning dan neural network supaya bisa membikan avatar semirip mungkin dengan tampilan wajah pengguna. Dengan dua teknologi tersebut, detil-detil seperti warna kulit dan mata, model potongan rambut, bentuk wajah, hingga kumis dan janggut bisa dideteksi dan ikut ditambahkan di avatar. Google menggulirkan fitur avatar secara bertahap ke aplikasi Gboard di platform Android dan iOS. Masih belum jelas kapan semua pengguna akan kebagian, jadi tunggu saja.

 

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment