Anianaya Anak Kandung, Yohanes Dijerat UU Perlindungan Anak

Terdakwa Yohanes Anunut yang tega menganiaya anak kandungnya. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Pria bernama Yohanes Anunut yang tega menganiaya anak kandungnya akhirnya diadili di PN Denpasar, Kamis (30/08).

Akibatnya, pria yang tinggal di Jalan Tukad Buaji ini dijerat dengan UU Perlindungan Anak.

Yaitu Pasal 76C Jo Pasal 80 ayat (4) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak atau Pasal 44 ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Sidang kemarin masih dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Ketut Hevy Yushantiningsih yang diwakili oleh Jaksa Cokorda Intan Merlany Dewie.

Dalam dakwaan terungkap, kasus ini terjadi pada tanggal 13 Februari 2018 lalu sekira pukul 18:30 Wita di rumah terdakwa.

Kasus ini berawal saat korban berinisial AA (11) diminta oleh ibunya untuk mengambil uang di rumah bibinya di Jalan Pulau Batanta dan diantar oleh terdakwa.

Setelah itu anak korban mendapat uang dari bibinya, pulang ke rumah orang tuanya dan diantar langsung oleh bibinya.

Sampai rumah, korban lalu memandikan adiknya. Usai memandikan adiknya, korban bermain di bale bengong depan.

Tidak lama kemudian terdakwa datang dan langsung memukul kepala korban sebanyak satu kali. Tak hanya itu, terdakwa kembali menganiaya korban saat korban masuk ke dalam rumah.

Akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami sakit di kepala, memar bagian kepala, luka pada bagian bibir, serta ada bekas kuku di lehernya. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment