Aniaya Seorang Wanita, Pria Ini Diganjar 6 Bulan Penjara

Terdakwa Hendra Muljadi. Foto: BNN/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Seorang pria bernama Hendra Muljadi (44) akhirnya bisa tersenyum lega saat mengetahui dirinya hanya divonis enam bulan penjara pada sidang, Kamis (30/8) di PN Denpasar.

Majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi dalam amar putusnya menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tidak pidana penganiayaan. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP.

“Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama enam bulan,”sebut Hakim Esthar dalam amar putusanya. Mendengar putusan yang lebih ringan empat bulan dari tuntutan Jaksa, terdakwa langsung menyatakan menerima.

Diketahui, pada sidang sebelumnya, JPU I Made Lovi Pusnawan juga menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan dan menuntut agar terdakwa dituntut 10 bulan penjara.

Diketahui pula, kasus penganiayaan ini terjadi pada tanggal 17 April 2018 sekira pukul 20:30 Wita di Jalan Malboro Nomor 9, Denpasar. Berawal saat saksi korban Herdiana Amelisa bersama kakak kandungnya mencari terdakwa ke tempat kost terdakwa di Jalan Malboro.

Tujuan korban bersama makanya yang bernama Yenita menemui korban adalah untuk meluruskan isu yang menyebut bahwa korban dikatakan bersekongkol dengan pacarnya terdakwa yakni saksi Tika Rizki Andriani untuk mengambil uang dan merusak rumah tangga terdakwa.

Namun saat tiba kamar kost terdakwa, saksi korban malah bertengkar mulut dengan terdakwa. Korban lalu keluar dari dalam kamar kost terdakwa dan diikuti oleh terdakwa dan langsung mendekatkan tubuhnya kepada korban.

“Karena terlalu dekat, saksi korban mendorong tubuh terdakwa,”ujar Jaksa Kejari Denpasar itu. Namun terdakwa yang tidak terima didorong oleh korban langsung melayangkan tinjunya ke arah wajah korban.

Korban sempat menangkis dan menutupi wajahnya dengan tanganya. Tapi pukulan terdakwa sempat mendarat ke hidung korban sehingga korban mengalami luka gores dibagian hidung.

Tak puas sampai disitu, terdakwa lalu menjambak rambut korban sambil menghujani korban dengan pukulan. Akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami luka lecet dan sakit dibagian kepala. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment