Syukuri HUT Kemerdekaan RI Ke-73, Warga Ritaebang Gelar Makan Lamak

Warga Kelurahan Ritaebang, Solor Barat, Flores Timur-NTT, rayakan syukuran HUT Kemerdekaan RI ke-73 dengan gelar Makan Lamak, Jumat (17/8). Foto: BNN/Emnir.

Solor/BaliNewsNetwork-Warga Kelurahan Ritaebang, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur, NTT merayakan syukuran atas Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke-73, Jumat, (17/08) pukul 20.00 Wita dengan menggelar acara Makan Lamak (makan bersama).

Sebagaimana yang disaksikan balinewsnetwork.com, halaman Kantor Kelurahan Ritaebang dipadati dengan himpunan warga. Tak ada pembeda, baik tua, golongan muda, remaja, dan anak-anak bersatu dalam kebersamaan itu. Duduk beralaskan tikar, semuanya berbagi dalam satu rasa kebersamaan.

“Prossssssssssss…Prosssssssssss..Prosssssss,” demikianlah  pekikkan tos kenegaraan ala orang Ritaebang itu berkumandang bersahut-sahutan menambah semarak suasana HUT Kemerdekaan di Ibu Kota Kecamatan Solor Barat itu.

Camat Adi Herin ,mewakili Bupati Flotim,serahkan Piagam Penghargaan kepada pegiat perlindungan Mega Fauna

Camat Solor Barat, Adrianus Herin pun takjub. Di usia kepemimpinannya yang belum genap 1 bulan itu, mantan Sekertaris Bappeda Flotim itu  mengaku sangat senang berada dalam kebersamaan Makan Lamak itu. Makan Lamak adalah sebuah peristiwa atau sebuah ajang kebersamaan, moment memupuk tali persaudaraan dan persatuan, begitulah camat Adi Herin mengulas esensi Makan Lamak itu.

“Sejak dilantik jadi Camat Solor Barat, saya baru dua kali mengikuti acara Makan Lamak ini. Malam ini adalah  kedua kalinya itu, setelah pertama kali saya ikut di Pamakayo di momen syukuran pelantikan Pejabat Kepala Desa. Sebuah tradisi yang sungguh luar biasa. Moment mempersatukan, momen mempererat persaudaraa. Tradisi yang harus tetap kita pelihara,” pinta Adi Herin dengan terus meminta warga untuk senantiasa mengimbangi kemajuan sarana komunikasi dengan akar kebudayaan.

Senada Camat Adi Herin, Pelaksana Tugas Harian Lurah Ritaebang, Urbanus Werang pun mengajak warga di Kelurahan Ritaebang itu untuk terus menjadikan budaya Makan Lamak ini untuk mempersatukan persaudaraan dan mempersatuakn komitmen membangun Lewotanah Ritaebang. (Emnir)

 

Editor:  Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment