Pemda Flotim Hapus ‘Duka’ Bagi Warga Desa Tak Bersinyal

Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon, ST ketika membacakan pidatonya di Upacara Peringatan Detik-Detik Kemerdekaan RI ke-73 Tingkat Kabupaten Flotim, Jumat (17/08). Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Kesulitan masyarakat beberapa desa di Kabupaten Flores Timur akan akses komunikasi dan informasi kini terhapus sudah. Terhitung sejak Tahun 2017  hingga April 2018, Pemda Flotim telah membangun 18 tower jaringan komunikasi dan 5 tower sedang dalam proses pembangunan.

Bupati Flores Timur,Antonius Hubertus Gege Hadjon,ST  dalam pidatonya di Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Republik Indonesia yang ke-73 Tingkat Kabupaten Flotim, Jumat, (17/08) di Stadion Ile Mandiri dengan lantang mengumumkan komitmen pemda Flotim untuk menghapus duka warga di kampung-kampung tak bersinyal itu.

Memfokuskan capaian pada misi ke-5 Reformasi Birokrasi  terutama pada urusan Komunikasi dan Informatika, Bupati Anton Gege Hadjon menguraikan ke-lima tower jaringan komunikasi yang sedang dalam proses pembangunannya adalah tower di desa Patisirawalang, dan Nusa Nipa di kecamatan Tanjung Bunga, tower di Desa Lewoawang, Kecamatan Ile Bura, tower di Desa Titehena, Kecamatan Solor Barat dan tower di Desa Puhu, Kecamatan Adonara Timur.

“Dan satu titik lagi  sedang dalam proses survey dan analisa, yakni di desa Balaweling II, Kecamatan Solor Barat,” ungkap Bupati Anton Hadjon sembari menambahkan Pemda pun telah dan sedang dalampenataan dengan melakukan pengintegrasian dengan beberapa website desa, diantaranya Desa Birawan, Desa Lewoawang dan juga dengan  dinas Pariwisata Kabupaten Flotim.

Disamping website, juga telah diintegrasikan beberapa aplikasi yang telah dibangun yakni Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Elektronik (LPSE), KPUD Flotim dan perjalanan wisata Flotim. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment