Di Perairan Nusadani-Solor, Tim Patroli Laut Hadang KMN Tak Berdokumen

Tim Gabungan Patroli Laut Flotim  memeriksa isi dalam KMN Giovanni 03 Rabu (15/8). Foto: BNN/doc.

Solor/BaliNewsNetwork-Tim Gabungan Patroli Laut Flores Timur pada Rabu, 15 Agustus 2018, pukul 00.30 Wita melakukan penghadangan sebuah Kapal Motor Nelayan (KMN) bernama Giovanni 03  yang sedang melakukan aktivitas penampungan ikan di perairan desa Nusadani (Enatukan). Setelah diperiksa ternyata Kapal KMN yang ber-GT 24 itu tidak mengantongi Surat Ijin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI). Tanpa tendeng aling-aling, Tim Patroli Gabungan yang beranggotakan KP.P Raijua XXII-3005, Dinas Perikanan Kabupaten Flotim, dan LSM WCS lalu ‘menyeret’ KMN Giovanni 03 tersebut menuju PPI Amagarapi Larantuka dan selanjutnya dilakukan pemberkasan hukum.

Kepala Dinas Perikanan Flores Timur,Ir.Erna Dasilva yang dikonfirmasi melalui Kepala Bidang Pengawas Sumber Daya Perikanan dan Perijinan Usaha Apolinardus Y.p Demoor, Rabu 15 Agustus 2018  membenarkan hal itu.

“Setelah kami melakukan pencekingan terhadap sejumlah dokumen yang mengarah kepada aktivitas penampungan ikan,ternyata mereka tidak memiliki dokumen SIKPI itu. Yang dimiliki mereka hanyalah Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI). Seharusnya aktivitas mereka adalah menangkap ikan,bukan menampung ikan. Terhadap pelanggaran itu,mereka kita kenai pasal 93 ayat (1) jo pasal 27 ayat 1 dan pasal 98 jo pasal 42 ayat 3 UU Nomor 45 tahun 2009 Tentang Penambahan dan Perubahan UU Nomor 31Tahun 2004 tentang Perikanan,” jelas Dus Demoor.

Dari kapal yang dinahkodai Ricky A. Dethan itu tim mengamankan  barang bukti berupa satu buah Kapal KMN Gionanni 03,GT 24 warna Putih Biru, dokumen kapal, 5 buah coolbox warna biru berisikan es batu dan ikan hasil pembelian di laut, nota pembelian ikan bertuliskan CV.Giovanni Sukses Makmur  dan ikan jenis Tuna sebanyak 26 ekor. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment