Dies Natalis ke-16 STIKOM Bali Semakin Berprestasi dan Diakui Berbagai Kalangan

Potong tumpeng saat acara puncak perayaan Dies Natalis ke-16 STMIK STIKOM Bali yang berlangsung di Hongkong Garden Restoran Jumat, (10/08) malam. Foto: BNN/ist.

Denpasar-Jumat, (10/08) malam, STMIK STIKOM Bali merayakan Dies Natalis ke-16 yang berlangsung di Hongkong Garden Restoran. Di usia yang semakin bertambah ini, STIKOM Bali kian menunjukkan prestasinya di kancah nasional yang membuat nama perguruan tinggi swasta terbaik di Bali Nusra ini semakin eksis, dikenal, dan diakui masyarakat luas.

Ketua STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas segala prestasi mahasiswa maupun dosen yang telah mengharumkan nama STIKOM Bali. Salah satunya, juara hacking nasional di Yogyakarta yang diraih mahasiswa STIKOM Bali belum lama ini. “Selama 16 tahun, kehadiran STIKOM Bali telah memberikan manfaat bagi masyarakat Bali serta bangsa dan negara. Diharapkan ke depan STIKOM Bali kian berkembang, semakin maju dan terus menunjukkan prestasinya bahkan hingga di kancah internasional,” harapnya.

Penyerahan penghargaan bagi staf manajemen berprestasi STMIK STIKOM Bali, Foto: BNN/ist.

Dadang Hermawan menambahkan, kepercayaan masyarakat yang semakin meningkat terhadap STIKOM Bali terbukti sejak awal berdiri hanya dengan 42 mahasiswa, kini STIKOM Bali memiliki mahasiswa sebanyak lebih dari 6 ribu orang. Ditambah lagi antusias calon mahasiswa baru yang mendaftar di STIKOM Bali kian meningkat. Hingga saat ini jumlah calon mahasiswa baru yang sudah melakukan registrasi mencapai 1.408 orang. Bahkan mulai dari awal kuliah hingga lulus, STIKOM Bali tidak begitu saja melepas para alumninya. Kiprah para alumni selalu dimonitor dan berdasarkan survei yang dilakukan pihak STIKOM Bali, para alumni tidak ada yang menganggur, mereka berkiprah di segala bidang baik pemerintah maupun swasta di dalam dan luar negeri bahkan adapula yang berhasil menciptakan lapangan kerja. “Dari segi sarana prasarana STIKOM Bali sudah sangat lengkap, apalagi sejak 12 tahun lalu STIKOM Bali telah menggunakan software asli dari Microsoft. Demi menjaga kualitas penjaminan mutu kami juga telah melaksanakan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang tersertifikasi secara internasional melalui sertifikasi ISO 9001:2000, 9001:2008 dan segera menuju 9001:2015,” ungkapnya.

Perguruan tinggi yang memiliki tagline “Always the First” ini juga menjalin kerjasama internasional dengan salah satu universitas asing HELP University untuk menyelenggarakan kelas internasional sehingga mahasiswa mendapatkan dua gelar sekaligus, yakni Sarjana Komputer dan Bachelor of IT. Di samping itu, untuk memberikan pelayanan yang super canggih kepada mahasiswa menuju Smart Campus, STIKOM Bali bekerjasama dengan perusahaan di Amerika yakni Desktop IP telah meluncurkan Smart Lab yang memudahkan mahasiswa untuk mengakses perkuliahan dari berbagai tempat dan perangkat. “Di bidang penelitian, berdasarkan pemeringkatan yang dikeluarkan Kemenristekdikti, STIKOM Bali berhasil naik peringkat dari kluster binaan menjadi kluster madya, akan terus naik menjadi utama dan mandiri. Di Bali hanya ada 3 PTS yang masuk ke kluster madya,” jelas Dadang Hermawan.

Dalam tujuh tahun terakhir STIKOM Bali telah memberikan beasiswa kepada 625 mahasiswa yang kurang mampu senilai Rp 6 miliar. STIKOM Bali juga telah melakukan pengembangan dan mensosialisasikan manfaat penggunaan TIK untuk berbagai sisi kehidupan. Saat ini bekerjasama dengan Pemkot Denpasar (ATCS dan Bali Trading.com), Pemkab Karangasem, Pemkab Tabanan, Pemkab Badung, Pemkab Jembrana, IHDN, STP Bali Nusa Dua, Stikes Wira Medika dan Akper Kesdam IX Udayana, serta bekerjasama dengan media massa melaksanakan roadshow di enam kabupaten/kota di Bali dalam mensosialisasikan pemanfaatan TIK untuk kepentingan bisnis dan pemerintahan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, Ak.,MSi. sangat mengapresiasi kerja keras segenap civitas akademika STIKOM Bali yang sukses mendidik mahasiswanya hingga mampu berprestasi dan bersaing dengan perguruan tinggi lainnya. “Saya sangat bahagia dan terharu melihat kekompakan keluarga besar STIKOM Bali. Kita bahagia bisa bersyukur. STIKOM Bali kini sudah menjadi milik masyarakat. Momen ini sekaligus untuk evaluasi diri terhadap apa yang belum dilakukan oleh yayasan dan lembaga,” ungkapnya. (ri)

 

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment