DPC Peradi Denpasar Gelar Sosialisasi E-Court di PT Denpasar

Dirjen Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI, Dr Herri Swantoro SH, MHum dan Ketua Umum DPN Peradi, Dr. Peradi Juniver Girsang. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Usai menggelar ujian profesi advokat, Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi dibawah pimpinan Dr. Juniver Girsang berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Cabang DPC Peradi Denpasar menggelar acara yang tak kalah penting.

Yakni ‘Sosialisasi E-Court Mahkamah Agung RI Aplikasi & Problematika Bagi Advokat di Pengadilan’ di Aula Pengadilan Tinggi Bali, Jumat (10/8).

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Dirjen Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI, Dr Herri Swantoro SH, MHum dan Ketua Umum DPN Peradi Juniver Girsang.

Disela-sela acara, kepada wartawan Swantoro menjelaskan MA RI telah mengeluarkan PERMA Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik (e-court).

Dikatakannya, dengan adanya e-court akan berdampak langsung pada praktik advokat di Indonesia. “Artinya para advokat yang tidak memiliki akun e-court akan kesulitan untuk beracara di pengadilan,” ujar Swantoro.

Para advokat peserta sosialisasi e-court di Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar

 

Karena itu, Swantoro berharap agar seluruh pengacara terdaftar di sistem e-court ini. “Untuk melakukan registrasi advokat harus memiliki bukti keanggotaan di organisasi advokat dan bukti berita acara sumpah oleh Pengadilan Tinggi,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPN Peradi, Juniver Girsang mengatakan pihaknya menyambut baik adanya e-court ini. Sebab, dengan e-court sudah ada kepastian mengenai biaya. Yang mana selama ini si pencari keadilan selalu mempertanyakan soal biaya di Pengadilan yang tidak pasti.

Yang terpenting, kata Juniver Girsang dengan adanya e-court ini advokat nanti tidak diperbolehkan lagi melaksanakan prosfesinya kalau tidak terdata secara resmi di pengadilan. “Mereka harus sudah advokat resmi dan harus sudah di sumpah oleh pengadilan tinggi,” tegasnya.

Ketua DPC Peradi Denpasar, I Wayan Purwita (BNN/pro)

Dikatakan pula, dengan adanya e-court ini sangat membantu advokat karena tidak perlu lagi harus selalu ke Pengadilan. “Cukup secara oline kami bisa beracara. Pengacara tidak perlu lagi capek di Pengadilan yang biasanya nunggu persidangan bisa mulai jam 8 pagi sampai jam 5 sore,” ungkapnya.

Sementara itu Katua DPC Peradi Denpasar, I Wayan Purwita, SH., MH yang juga ditemui ditempat yang sama mengatakan sangat bersyukur acara yang digagas DPC Peradi Denpasar ini bisa menghadirkan Dirjen Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI, Dr Herri Swantoro SH, MHum dan Ketua Umum DPN Peradi Juniver Girsang.

Dikataknya, acara ini adalah bagian dari upaya DPC Peradi dibawah pimpinanya dalam mensosialisasikan PERMA Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik (E-Court) kepada para advokat, khususnya para advokat yang bernaung di bawah bendera Peradi pimpinan Juniver Girsang. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment