De Gadjah : Penjara Bukan Solusi Bagi Pencandu Narkoba

Made Muliawan Arya (dua dari kanan) saat menghadiri syukuran Yayasan Anargya di Denpasar. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Masih banyaknya penyalahguna Narkotika yang dipenjarakan, membuat Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah mengelus dada.

Pasalnya, menurut De Gadjah, penjara bukan solusi bagi pecandu atau penyalahguna Narkotika.”Pengguna atau penyalahguna Narkotika ini 70 persenya adalah korban yang harus diselamatkan,” tegasnya saat ditemui disela-sela acara syukuran berdirinya yayasan Anargya di Kerta Dalem III No. 5, belum lama ini.

Karena itu menurut De Gadjah, sebaiknya terhadap para pencandu atau penyalahguna Narkotika ini sebaiknya direhabilitasi. “Kalau dipenjara bukan malah berhenti memakai, tapi malah bisa jadi tambah parah,” ungkapnya.

Karena itu, atas nama masyarakat De Gadjah sangat menyambut baik hadirnya Yayasan Anargya sebagai tempat rehabilitasi bagi pecandu narkoba. Bahkan dia berharap yayasan semacam Anargya ini bisa ada di setiap daerah di Bali.

Para undangan berfoto bersama dengan segenap pengurus Yayasan Anargya (BNN/pro)

“Kita sangat memerlukan pusat rehabilitasi di Bali, bila perlu di semua daerah di Bali ada tempat rehabilitasi ini. Namun tentu saja semua ini perlu menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait,” ungkapnya.

Selain De Gadjah, dalam acara syukuran ini hadir sejumlah perwakilan dari Kejati Bali, Polda Bali dan BNN serta sejumlah tokoh masyarakat. Sementara Alex Pangkahila selaku pemilik yayasan meyakinkan bahwa pasien yang jalani rehab terus diberikan berbagai kegiatan dan kesibukan selain berolahraga.

“Harapan kami yang terbaik kita berikan untuk mereka yang jalani rehab. Harus sembuh total dan bisa melepaskan apa yang jadi hal buruk sebelum jalani rehab,” tegasnya yang ditemui di Yayasan Anargya Denpasar Selatan. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment