Seekor Hiu Paus 8 Meter Dibebaskan Nelayan Desa Nobo

Tim pengawas perairan FLotim bersama nelayan Nobo sedang berusaha membebaskan seekor Hiu Paus, Kamis (2/8). Foto: BNN/Emnir.

IleBura/BaliNewsNetwork-Seekor Rhincodon typus (Hiu Paus) berjenis kelamin betina dengan panjang 8 meter yang terjaring pukat Yosef Marianus Enga Bukan (37), nelayan asal desa Nobo, Kecamatan Ile Bura, Flores Timur, diperairan Nobo, Rabu (1/8) berhasil dibebaskan oleh Tim Pengawas Perairan Flotim bersama nelayan desa Nobo, Kamis, (02/08).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Flores Timur, Ir.Erna Dasilva melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengawas Sumber Daya Perikanan dan Perijinan Usaha, Apolinardus Y.P. Demoor  kepada balinewsnetwork.com, Kamis, (02/08) menginformasikan bahwa pasca pihaknya mendapat laporan dari Pokmaswas desa Nobo tentang hal itu, tim yang terdiri atas Dinas Perikanan, WCS, dan Misool Baseftin langsung bergerak ke desa Nobo.

Bersama nelayan yang pukatnya terjarin Rhincodon typus dan  nelayan lainnya, tim setelah melakukan identifikasi dan dokumentasi pada pukul 09.00 Wita berhasil dibebaskan .

“Bermula dari laporan Pokmaswas desa Nobo bahwa ketika nelayan Yosefef Marianus Enga Bukan (37) melakukan setting purse seine 9 piece, pada Rabu, (01/08) pada pukul 19.00 Wita diperairan desa Nurabelen, Kecamatan Ilebura, pukatnya terjaring seekor ikan besar, yang ketika ditarik (pukul 22.00 Wita) baru diketahui kalau ikan tersebut adalah hiu paus. Karena nelayan takut kapal tengelam  akibat tarikan hiu paus itu, nelayan menariknya ke pantai dan melaporkan hal itu kepada Pemerintah Desa setempat dan Pokmaswas dan diteruskan ke kami,” terang Dus Demoor sembari menambahkan setelah melakukan pembebasan dan pelepasan itu, tim langsung mengadakan sosialisasi tentang perilindungan Mega Fauna. (Emnir)

 

Editor :Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment