Sarang Telur Penyu Nelayan Pantai Oa Tetaskan Tukik Tempayan

Tim patroli Laut FLotim bersama nelayan Pantai Oa, sedang melepas Tukik Tempayang,hasil penangkaran Pokmaswas dan nelayan penemu,Senin (23/7). Foto: BNN/Emnir.

Wulanggitang/BaliNewsNetwork-Penangkaran telur penyu  di pantai desa Pantai Oa,Kecamatan Wulanggitang,tempat ditangkarnya 130 telur penyu hasil temuan Arnoldus  Wetan Mukin  (23),dan 180 telur penyu temuan Petrus  Pleta Huwung (49)  pada 29 Mei 2018  silam, berhasil menetaskan 99 tukik. Semuanya berjenis Tempayan (Caretta caretta). Ke-99 tukik tersebut lalu dilepaskan ke laut oleh nelayan Pantai Oa dan tim patroli Laut Flotim, Senin, (23/07/18).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Flores Timur,Ir.Erna Dasilva  melalui Kepala Bidang Pengawas Sumberdaya Perikanan dan Perijinan Usaha,Apolinardus Y.P Demoor kepada Balinewsnetwork.com, melalui saluran WhatsApp, Selasa, 24 Juli 2018 menjelaskan aktivitas pengamanan telur penyu oleh Pokmaswas Pantai Oa bersama kedua nelayan penemu telur penyu pada akhir Mei 2018 tersebut, kini telah menetas.

“Setelah mendapat kabar dari Pokmaswas desa Pantai Oa, tim Patroli Laut langsung menuju lokasi penangkaran telur penyu temuan Arnoldus. Ternyata di sana telah diamankan 19 tukik. Tim kemudian menggali kembali lubang  penangkaran dan menemukan 73 ekor tukik hidup serta 31 ekor tukik  yang telah mati. Sedangkan di lokasi penemuan Petrus  Pletan,hanya ditemukan 7 ekor tukik hidup yang sudah diamankan di dalam ember. Tukik-tukik  itu kemudian dilepaskan kembali ke laut oleh Tim Patroli Laut Flotim bersama  beberapa nelayan desa Pantai Oa. (Emnir)

Editor :Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment