Kejati Bali SP3 Kasus Investasi Rp 200 Miliar di BPD Bali

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Amir Yanto (tengah) saat menggelar jumpa pers di aula Kejati Bali (BNN/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Meski banyak pihak menginginkan kasus dugaan korupsi investasi senilai Rp 200 miliar di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali berlanjut hingga ke Pengadilan, namun kenyataan berkata lain.

Pasalnya, kasus yang ditangani Pidsus (pidana khusus) pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali ini malah dihentikan alias di SP3.

Hal ini diutarakan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Amir Yanto diselah sela puncak perayaan Hari Bhakti Adhyaksa ke 58 di Kejati Bali, Senin (23/7).

Amir Yanto menjelaskan, kasus investasi Rp 200 miliar ini dihentikan karena tidak ditemukan adanya kerugian negara.

Sebab, dari hasil penghitungan yang dilakukan saksi ahli, disimpulkan bahwa agunan/jaminan yang diberikan sudah melebihi dari nilai kredit.

“Karena nilai angunan lebih besar dari nilai kredit, maka ahli menyimpulkan tidak ada kerugian negara. Sehingga salah satu unsur dalam tindak pidana korupsi yaitu kerugian negara belum terpenuhi,” ungkap Amir Yanto.

Sementara itu terkait salah satu agunan yang disebut hanya merupakan hak sewa, dikatakan Amir Yanto itu tidak benar.

Sebab setelah tim penyidik melakukan pendalaman terhadap agunan yang diserahkan, ternyata agunan tersebut bukan merupakan hak sewa milankan Hak Guna Bangunan (HGB).

Selain itu Amir Yanto juga membantah bahwa dihentikanya kasus ini karena adanya tekanan dari pihak luar atau politik.

“Itu tidak benar, kami bekerja secara hukum saja, jadi tidak ada elit politik baik yang di Bali maupun di luar Bali yang mengintervensi kasus ini,” tandasnya.

Meski kasus ini dikatakan sudah dihentikan, namun saat ditanya kapan penghentian dilakukan, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Bali, Polin O Sitanggang, menjawab lupa.

“Saya tidak ingat kapan, yang jelas SP3 masih ditandatangani oleh bapak Jaya Kesuma (Kajati sebelumnya),” tandas pejabat yang tidak lama lagi pindah dari Kejati Bali ini. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment